Lika-liku Cinta Sejati Jenderal Kopassus AM Hendropriyono, Taklukkan Hati dengan Topi hingga Jualan Es Mambo

Jum'at, 28 Februari 2025 - 08:32 WIB
Saat Hendropriyono kembali bertugas di Jakarta, mereka tinggal di sebuah kamar kecil dengan penerangan lampu tempel.

"Kita tidur dengan penerangan lampu tempel, waktu bangun hidungnya hitam semua," kata Hendropriyono yang dijuluki The Master of Intelligence ini.

Untuk mencukupi kebutuhan, Tati memanfaatkan pekarangan rumah dengan menanam sayur dan membuat kolam ikan.

Tak hanya itu, ia pun mengikuti tren ibu-ibu berjualan es mambo. Berkat kreativitasnya, es mambo buatannya yang menggunakan buah asli seperti nangka, alpukat, dan sirsak menjadi favorit banyak orang. Usaha ini membantu perekonomian keluarga di masa sulit.

"Es mambo orang lain kan cuma air dikasih sirup. Kalau saya manfaatkan buah dari pohon nangka, alpukat, dan sirsak di belakang rumah. Jadi yang paling laku es mambo saya," kata Tati sambil menerawang ke era 1980-an.

Kisah perjuangan hidup pasangan ini penuh lika-liku, dari medan perang hingga berjualan es mambo. Namun, satu hal yang tak pernah berubah: cinta dan kesetiaan mereka tetap utuh seiring waktu. Kisah mereka menjadi bukti bahwa cinta sejati selalu bertahan, dalam suka maupun duka.
(shf)
Halaman :
Lihat Juga :
tulis komentar anda
Follow
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Video Rekomendasi
Berita Terkait
Rekomendasi
Terpopuler
Berita Terkini More Content