Warga Semarang Tewas Diduga Dianiaya Oknum Polisi, Keluarga Mengadu ke Polda Jateng

Sabtu, 11 Januari 2025 - 14:33 WIB
Sebab, tak ada biaya, Darso meninggalkan KTP sebagai jaminan, sebelum pulang ke Semarang. Mobil yang dikendarainya adalah mobil rental. Dia 2 bulan sempat merantau ke Jakarta untuk mencari uang, karena tak ada hasil, Darso pulang ke Semarang.

Baru seminggu kembali ke Semarang, korban dijemput oleh orang-orang yang diduga anggota Satlantas Polresta Yogyakarta. Mereka mendatangi rumah Darso menggunakan mobil dan menjemputnya. Ada tiga orang yang turun dari mobil, menanyakan kepada istri Darso keberadaan suaminya.

Tanpa curiga, istri memanggil Darso, sebab mengira tamu itu adalah teman suaminya. Saat Darso keluar menemui, di situlah dibawa oleh orang-orang tersebut.

Tak berselang lama, korban sudah berada di RS Permata Medika Ngaliyan Semarang, dirawat di ICU selama 3 hari, ruang perawatan biasa 3 hari dan 2 hari di rumah sebelum akhirnya meninggal dunia. Pengakuan Darso saat itu, dia dipukuli di kepala, perut dan dada.

Terpisah, Kepala Bidang Humas Polda Jateng Kombes Pol Artanto membenarkan adanya pelaporan tersebut.

“Laporan tersebut sudah diterima SPKT Polda Jateng dan dibuatkan LP (laporan polisi), guna bahan penyelidikan atas peristiwa tersebut oleh Ditreskrimum,” ungkap Artanto kepada wartawan, Sabtu (11/1/2025).
(shf)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!