Prihatin Warga Pesisir Kekeringan, Kodim 1422 Maros Bagikan Air Bersih
Rabu, 26 Agustus 2020 - 13:26 WIB
"Kami merasa prihatin dengan kondisi ini, sehingga memang harus dipikirkan bersama solusi apa yang harus dilakukan. Karena Maros ini tidak jauh dari Kota Makassar tapi masih ada kondisi seperti ini," katanya.
"Kita salurkan air bersih dua hari sekali. Belum lagi akses jalan tidak ada sehingga harus melintasi pematang sawah," sambung Budi Rahman.
Dia berharap ke depan ada solusi yang bisa dihadirkan untuk persoalan krisis air bersih ini, sehingga tak terulang di tahun-tahun mendatang. Seperti menghadirkan sistem penyaringan atau penyulingan air atau program lainnya.
Baca juga: Pembelajaran Tatap Muka Mulai Dilakukan di Beberapa Sekolah Dasar di Maros
Menurut Budi, di Kabupaten Maros ada tiga kecamatan daerah pesisir yang mengalami krisis air bersih saat kemarau . Dari tiga kecamatan itu, yang paling parah di Kecamatan Bontoa.
"Jadi kita memang fokusnya di Kecamatan Bontoa meski ada kecamatan lain yang terdampak krisis air bersih, seperti Kecamatan Marusu dan Maros Baru. Tetapi mereka dilewati jalur industri, beda di Kecamatan Bontoa ini banyak lingkungan tambak, jadi tidak ada jalur air sama sekali," jelasnya.
Dia menambahkan, kalau dalam penyaluran ini pihaknya menyiapkan armada dengan kapasitas angkut air sebanyak 3.000 liter, ada juga yang 5.000 liter. "Totalnya ada sekitar 8.000 liter air," sebutnya.
"Kita salurkan air bersih dua hari sekali. Belum lagi akses jalan tidak ada sehingga harus melintasi pematang sawah," sambung Budi Rahman.
Dia berharap ke depan ada solusi yang bisa dihadirkan untuk persoalan krisis air bersih ini, sehingga tak terulang di tahun-tahun mendatang. Seperti menghadirkan sistem penyaringan atau penyulingan air atau program lainnya.
Baca juga: Pembelajaran Tatap Muka Mulai Dilakukan di Beberapa Sekolah Dasar di Maros
Menurut Budi, di Kabupaten Maros ada tiga kecamatan daerah pesisir yang mengalami krisis air bersih saat kemarau . Dari tiga kecamatan itu, yang paling parah di Kecamatan Bontoa.
"Jadi kita memang fokusnya di Kecamatan Bontoa meski ada kecamatan lain yang terdampak krisis air bersih, seperti Kecamatan Marusu dan Maros Baru. Tetapi mereka dilewati jalur industri, beda di Kecamatan Bontoa ini banyak lingkungan tambak, jadi tidak ada jalur air sama sekali," jelasnya.
Dia menambahkan, kalau dalam penyaluran ini pihaknya menyiapkan armada dengan kapasitas angkut air sebanyak 3.000 liter, ada juga yang 5.000 liter. "Totalnya ada sekitar 8.000 liter air," sebutnya.
Lihat Juga :