Prihatin Warga Pesisir Kekeringan, Kodim 1422 Maros Bagikan Air Bersih
Rabu, 26 Agustus 2020 - 13:26 WIB
Salah seorang warga di Desa Bontolempangan, Najmayanti merasa terbantu dengan bantuan air bersih ini. Apalagi kata dia, sudah dua bulan ini mereka kesulitan air bersih.
"Di sini tidak ada sumur karena air payau. Jadi biasa kita beli air dari Pangkep. Harganya Rp5.000 per jerigen 20 liter. Itu hanya dipakai satu hari saja," ungkapnya.
Baca juga: Dinas PPPA Bentuk Perlindungan Anak Terpadu Berbasis Masyarakat
Padahal dalam sehari kata Najmayanti, kebutuhan air bersih rumah tangganya sebanyak 10 jerigen.
"Sangat memberatkan bagi kami kalau harus beli air tiap hari di tengah pandemi COVID-19 . Belum lagi sekarang kebutuhan anak sekolah online butuh paket data. Jadi memang memberatkan. Makanya kami bersyukur dengan adanya bantuan ini bisa membantu kami," pungkasnya.
"Di sini tidak ada sumur karena air payau. Jadi biasa kita beli air dari Pangkep. Harganya Rp5.000 per jerigen 20 liter. Itu hanya dipakai satu hari saja," ungkapnya.
Baca juga: Dinas PPPA Bentuk Perlindungan Anak Terpadu Berbasis Masyarakat
Padahal dalam sehari kata Najmayanti, kebutuhan air bersih rumah tangganya sebanyak 10 jerigen.
"Sangat memberatkan bagi kami kalau harus beli air tiap hari di tengah pandemi COVID-19 . Belum lagi sekarang kebutuhan anak sekolah online butuh paket data. Jadi memang memberatkan. Makanya kami bersyukur dengan adanya bantuan ini bisa membantu kami," pungkasnya.
(luq)
Lihat Juga :