Perangi Covid-19, Pemkot Bogor Gandeng Kementan Uji Spesimen
Rabu, 26 Agustus 2020 - 01:10 WIB
Saat ini pihaknya sedang mengembangkan kit atau alat uji untuk mengurangi risiko penularan penyebaran Covid-19 yang ada di Indonesia, khususnya di Kota Bogor. "Kalau labnya sudah berjalan, kita punya laboratorium Biosafety Level (BSL) 3 atau termasuk level tertinggi kalau standar lab di dunia dan itu hanya ada tiga di Indonesia yang punya lab itu, beberapa vaksin dihasilkan dari sini," jelasnya.
Sebelum ada pandemi Covid-19, Balitbangtan sudah biasa melakukan penelitian terkait dengan Corona, seperti Alfa Corona, Beta Corona, Gama Corona, Delta Corona. "SARS-CoV 19 itu bagian dari Beta Corona," tutur Fadjry.
Dalam kesempatan yang sama Kepala Balitvet Indi Dharmayanti menambahkan, kapasitas pengujian 100 sampel perhari dan biasanya 1-3 hari sudah selesai. "Sejauh ini sudah ada 700-an sampel yang diujikan, namun saat ini menunggu bahan habis pakai yang akan datang karena bahannya inden atau impor dari luar negri, kalau regennya ada," katanya.
Sebelum ada pandemi Covid-19, Balitbangtan sudah biasa melakukan penelitian terkait dengan Corona, seperti Alfa Corona, Beta Corona, Gama Corona, Delta Corona. "SARS-CoV 19 itu bagian dari Beta Corona," tutur Fadjry.
Dalam kesempatan yang sama Kepala Balitvet Indi Dharmayanti menambahkan, kapasitas pengujian 100 sampel perhari dan biasanya 1-3 hari sudah selesai. "Sejauh ini sudah ada 700-an sampel yang diujikan, namun saat ini menunggu bahan habis pakai yang akan datang karena bahannya inden atau impor dari luar negri, kalau regennya ada," katanya.
(mhd)
Lihat Juga :