Perangi Covid-19, Pemkot Bogor Gandeng Kementan Uji Spesimen
Rabu, 26 Agustus 2020 - 01:10 WIB
"Selain itu, kerja sama juga diperkuat antara Balitvet dengan Dinkes Kota Bogor. Kemudian kerja sama kedua dengan Balitbangtan di bidang bursa hewan kembali dilanjutkan," katanya. (Baca juga: DPR Desak Pemerintah Jemput Bola dalam Mekanisme Penyaluran Bantuan )
Kata, Dedie yanga juga Ketua Satuan Tugas (Satgas) Percepatan Penangan Covid-19 Kota Bogor ini, menyebutkan kemarin sempat tertunda oleh Covid-19. (Baca juga: Covid-19 Terus Mengganas di Bogor, Sehari 13 Kasus Positif dan 1 Meninggal )
"Kedepan kita berkeinginan bursa hewan tetap bisa dilaksanakan di lingkungan Kementerian Pertanian agar kesehatan hewan terjamin agar masyarakat tidak salah pilih, terutama untuk hewan kurban, termasuk ada tim dokter hewan yang disiapkan untuk memeriksa seluruh hewan-hewan kurban yang ada di Kota Bogor," jelasnya.
Sementara itu, Kepala Balitbangtan Fadjry Djufry menyatakan, kerja sama lanjutan dengan Pemkot Bogor di bidang penanganan Covid-19, yakni uji lab spesimen Covid-19. Dia menyebut, Balitbangtan memiliki 10 pusat riset penelitian yang membawahi semua peneliti pertanian, mulai dari pangan, perkebunan, peternakan dan lainnya.
"Jadi Balitbangtan ini termasuk lab ke-7 nasional untuk menguji spesimen Covid-19, kita ingin melanjutkan itu sehingga paling tidak Balitbangtan berkontribusi juga terhadap penanganan Covid-19 khususnya di Kota Bogor meskipun sampelnya bukan dari Bogor saja, ada dari seluruh Indonesia. Tapi kita utamakan dari Kota Bogor," tuturnya.
Kata, Dedie yanga juga Ketua Satuan Tugas (Satgas) Percepatan Penangan Covid-19 Kota Bogor ini, menyebutkan kemarin sempat tertunda oleh Covid-19. (Baca juga: Covid-19 Terus Mengganas di Bogor, Sehari 13 Kasus Positif dan 1 Meninggal )
"Kedepan kita berkeinginan bursa hewan tetap bisa dilaksanakan di lingkungan Kementerian Pertanian agar kesehatan hewan terjamin agar masyarakat tidak salah pilih, terutama untuk hewan kurban, termasuk ada tim dokter hewan yang disiapkan untuk memeriksa seluruh hewan-hewan kurban yang ada di Kota Bogor," jelasnya.
Sementara itu, Kepala Balitbangtan Fadjry Djufry menyatakan, kerja sama lanjutan dengan Pemkot Bogor di bidang penanganan Covid-19, yakni uji lab spesimen Covid-19. Dia menyebut, Balitbangtan memiliki 10 pusat riset penelitian yang membawahi semua peneliti pertanian, mulai dari pangan, perkebunan, peternakan dan lainnya.
"Jadi Balitbangtan ini termasuk lab ke-7 nasional untuk menguji spesimen Covid-19, kita ingin melanjutkan itu sehingga paling tidak Balitbangtan berkontribusi juga terhadap penanganan Covid-19 khususnya di Kota Bogor meskipun sampelnya bukan dari Bogor saja, ada dari seluruh Indonesia. Tapi kita utamakan dari Kota Bogor," tuturnya.
Lihat Juga :