Diperkenalkan di Paris Airshow, Tumbang saat Krisis Moneter dan Berakhir di Museum
Kamis, 20 Agustus 2020 - 14:22 WIB
Menurut Manager Komunikasi Perusahaan & Promosi PT Dirgantara Indonesia (Persero) Adi Prastowo, baru pada 10 Agustus 1995, pesawat N250 Gatotkaca dengan registrasi PK-XNG berhasil melakukan penerbangan perdana (first flight).
Prosesi penerbangan perdana saat itu dihadiri oleh Presiden Soeharto , Ibu Tien, Wakil Presiden Try Sutrisno, dan Ibu Tuti. Keberhasilan terbang perdana N250 pada 10 Agustus 1995 ditetapkan sebagai Hari Kebangkitan Teknologi Nasional (HAKTEKNAS) yang diperingati setiap tahunnya.
Sayangnya, proses uji terbang prototipe pesawat tersebut tersandung krisis moneter yang melanda Indonesia mulai 1997 hingga 1998. IPTN pun tak lagi mendapat suntikan dana pemerintah, untuk membiayai proses uji terbang dan lainnya.
25 tahun berlalu, kini pesawat ini akan di museumkan di Museum Pusat Dirgantara Mandala (Muspusdirla), Yogyakarta.
"Pesawat N250 PA01 Gatotkaca merupakan pesawat pertama hasil dari Grand Strategy tahap 3 yang dicanangkan oleh BJ Habibie yakni Tahap Pengembangan Teknologi," kata Adi, Kamis (20/8/2020) .
Prosesi penerbangan perdana saat itu dihadiri oleh Presiden Soeharto , Ibu Tien, Wakil Presiden Try Sutrisno, dan Ibu Tuti. Keberhasilan terbang perdana N250 pada 10 Agustus 1995 ditetapkan sebagai Hari Kebangkitan Teknologi Nasional (HAKTEKNAS) yang diperingati setiap tahunnya.
Sayangnya, proses uji terbang prototipe pesawat tersebut tersandung krisis moneter yang melanda Indonesia mulai 1997 hingga 1998. IPTN pun tak lagi mendapat suntikan dana pemerintah, untuk membiayai proses uji terbang dan lainnya.
25 tahun berlalu, kini pesawat ini akan di museumkan di Museum Pusat Dirgantara Mandala (Muspusdirla), Yogyakarta.
"Pesawat N250 PA01 Gatotkaca merupakan pesawat pertama hasil dari Grand Strategy tahap 3 yang dicanangkan oleh BJ Habibie yakni Tahap Pengembangan Teknologi," kata Adi, Kamis (20/8/2020) .
Lihat Juga :