30 Peluru AK-47 Terjang Kedutaan Kuba di Washington

Jum'at, 01 Mei 2020 - 10:05 WIB
Sebuah laporan polisi yang diperoleh oleh kantor berita The Associated Press menggambarkan penembakan itu sebagai dugaan kejahatan rasial.

"Alazo secara sadar melepaskan beberapa peluru dari senapan AK-47 ke Kedutaan Besar Kuba," bunyi laporan tersebut yang dilansir Jumat (1/5/2020).

Namun, laporan polisi menyebutkan motivasi Alazo mengumbar tembakan itu belum diketahui. Masih menurut laporan tersebut, polisi menemukan senapan, amunisi dan substansi bubuk putih yang ditemukan di dalam baggie kecil setelah penangkapan Alazo.

Pihak Secret Service (Dinas Rahasia) AS melalui juru bicaranya mengatakan Alazo ditangkap dengan tuduhan memiliki senjata api dan amunisi yang tidak terdaftar, melakukan serangan dengan maksud untuk membunuh dan memiliki magazine berkapasitas tinggi.

Alazo masih tetap dalam tahanan dan belum jelas apakah dia memiliki pengacara atau tidak.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!