Besok, Naskah Proklamasi Tulisan Soekarno Ditampilkan di Istana Merdeka
Minggu, 16 Agustus 2020 - 15:42 WIB
Setelah dilakukan serah terima, naskah asli teks proklamasi tersebut akan dibawa dari depot penyimpanan arsip statis ANRI menuju Istana oleh Sekretariat Presiden. Dokumen bersejarah tersebut selanjutnya diserahkan kembali kepada ANRI pada 18 Agustus 2020 mendatang. Hal ini dilakukan untuk mendapatkan penyimpanan dan perawatan terbaik.
"Insyaallah tanggal 18 Agustus akan kami serahkan kembali untuk mendapatkan perawatan terbaik di ANRI. Mudah-mudahan kita bisa jadi saksi dan pelaku sejarah karena peringatan hari ulang tahun kemerdekaan tahun ini berbeda. Rekan-rekan masyarakat bisa mengikuti secara virtual di stasiun televisi ataupun secara virtual," katanya.
Baca Juga: Laksamana Maeda di Antara Cerita Penyusunan Naskah Proklamasi
ANRI telah menyimpan naskah asli teks proklamasi tersebut di ruang penyimpanan khusus sejak 1992 silam. Berdasarkan catatan sejarah, naskah tersebut diselamatkan dan disimpan oleh BM Diah yang merupakan seorang tokoh pers dan pejuang kemerdekaan. Lalu naskah tersebut diserahkan kepada Presiden Ke-2 RI Soeharto dan diteruskannya kepada Menteri Sekretaris Negara 1988-1998 Moerdiono.
Moerdiono menyerahkan naskah tersebut kepada ANRI pada 1992 untuk disimpan dan dirawat dengan baik. Sejak saat itu, ANRI menyimpan naskah asli Teks Proklamasi yang bertulis tangan Sang Proklamator dan Presiden Pertama Republik Indonesia, Soekarno.
"Insyaallah tanggal 18 Agustus akan kami serahkan kembali untuk mendapatkan perawatan terbaik di ANRI. Mudah-mudahan kita bisa jadi saksi dan pelaku sejarah karena peringatan hari ulang tahun kemerdekaan tahun ini berbeda. Rekan-rekan masyarakat bisa mengikuti secara virtual di stasiun televisi ataupun secara virtual," katanya.
Baca Juga: Laksamana Maeda di Antara Cerita Penyusunan Naskah Proklamasi
ANRI telah menyimpan naskah asli teks proklamasi tersebut di ruang penyimpanan khusus sejak 1992 silam. Berdasarkan catatan sejarah, naskah tersebut diselamatkan dan disimpan oleh BM Diah yang merupakan seorang tokoh pers dan pejuang kemerdekaan. Lalu naskah tersebut diserahkan kepada Presiden Ke-2 RI Soeharto dan diteruskannya kepada Menteri Sekretaris Negara 1988-1998 Moerdiono.
Moerdiono menyerahkan naskah tersebut kepada ANRI pada 1992 untuk disimpan dan dirawat dengan baik. Sejak saat itu, ANRI menyimpan naskah asli Teks Proklamasi yang bertulis tangan Sang Proklamator dan Presiden Pertama Republik Indonesia, Soekarno.
(agn)
Lihat Juga :