Ketiban Berkah Relaksasi PSBB, Realisasi Pajak Kendaraan Jabar Pulih

Rabu, 12 Agustus 2020 - 17:10 WIB
Hening mengakui, masa pandemi COVID-19 pada April dan Mei lalu mengakibatkan pendapatan dari sektor pajak kendaraan bermotor (PKB), bea balik nama kendaraan bermotor (BBNKB) I dan II terperosok tajam. "Triwulan I 2020 itu masih aman tidak tergerus, tapi mulai PSBB Bodebek di 15 April penurunan tajam terjadi, Bodebek itu kan kantong pendapatan kita yang gede-gede," bebernya.

Dia mencatat, biasanya, pendapatan per hari di kawasan itu bisa mencapai 0,25-0,30 persen dari target limbung menjadi hanya tinggal 0,16 persen. Ditambah PSBB Bandung Raya, imbuh Hening, pendapatan April-Mei semakin anjlok. "Ada lagi faktor eksternal, seperti Gaikindo ikut terpukul karena industri otomotif periode itu berhenti produksi, akibatnya penjualan kendaraan baru turun," tambahnya. (Baca: Bima Arya Pimpin Operasi Gabungan Pajak Kendaraan )

Namun begitu, seiring pemberlakuan relaksasi PSBB Juni 2020 lalu, badai pun mulai berlalu dimana animo wajib pajak mulai bergerak naik. Hal itu didukung pula oleh kemudahan pembayaran pajak lewat e-Samsat dan aplikasi Samsat Jebret. "Ditambah program triple untung bebas denda, instruksi Kapolri ada perpanjangan sampai akhir Juli. Program itu awalnya hanya sampai April kami perpanjang," ujarnya.

Dengan kondisi tersebut, sejak Juni lalu, pendapatan per hari kembali pulih ke angka 0,30 persen dari target. Diskon pajak dan denda pajak pun kini diperpanjang hingga akhir tahun 2020. "Kini kondisinya bahkan sudah mencapai 0,40 persen. Istimewa, masyarakat itu meski terdampak ekonomi, tetap mau membayar pajak," ujarnya bangga.

Oleh karenanya, tambah Hening, laporan Gubernur Jabar, Ridwan Kamil kepada Presiden Joko Widodo (Jokowi) bahwa terjadi anomali animo warga dal membayar pajak kendaraan di Jabar memang benar adanya. "Laporan Pak Gubernur soal animo kenaikan pendapatan sektor pajak di masa pandemi ke Pak Presiden betul, ada tren positif, ada lonjakan ini berkah buat kita," tegasnya. (Baca: Denda Pajak Kendaraan Dihapus Selama Wabah Corona )
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!