Ketiban Berkah Relaksasi PSBB, Realisasi Pajak Kendaraan Jabar Pulih

Rabu, 12 Agustus 2020 - 17:10 WIB
Foto/Ilustrasi/Dok.SINDOnews
BANDUNG - Relaksasi pembatasan sosial berskala besar (PSBB) di Provinsi Jawa Barat memicu kenaikan kasus terkonfirmasi positif COVID-19. Namun, di sisi lain, relaksasi PSBB membawa berkah bagi pendapatan Jabar dari sektor pajak kendaraan.

Sejak pandemi COVID-19 melanda Tanah Air, termasuk Jabar, pendapatan Jabar dari pajak kendaraan sempat turun, bahkan anjlok, terutama saat PSBB diberlakukan. Meski begitu, seiring pemberlakuan relaksasi PSBB, pendapatan berangsur membaik, bahkan kembali normal.



Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Jabar Hening Widiatmoko mengatakan, pendapatan dari sektor pajak kendaraan di Jabar tahun ini mengalami anomali dimana realisasi pendapatan mengalami naik turun. (Baca: Pandemi Corona Sedot Pendapatan Samsat di Jawa Barat )

Pada periode Januari-Maret atau sebelum pandemi, kata Hening, realisasi pendapatan sebesar Rp707 miliar, kemudian turun menjadi Rp631 miliar. Lalu, selama dua bulan atau pada periode April-Mei hanya Rp470 miliar. "Naik lagi di bulan Juni Rp643 miliar, kemudian di Juli sudah Rp738 miliar," sebut Hening di Bandung, Rabu (12/8/2020).
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!