RPA Perindo Kedepankan Pendekatan Psikologis terhadap Mahasiswi Korban Kejahatan Seksual
Jum'at, 02 Februari 2024 - 20:23 WIB
Menurut Amriadi, penanganan kasus pidana anak dan perempuan di Indonesia terbilang lamban dan berlarut-larut. Hal itu mempersulit dan menguras psikologi anak serta perempuan yang menjadi korban.
Seharusnya peristiwa pidana yang menyangkut anak dan perempuan di Indonesia harus diubah. Perubahan dengan cara mengadopsi proses yang ada di negara-negara lainnya.
"Kalau di luar negeri itu prosesnya sudah terkontrol, langsung satu proses, dan diketahui instansi lain. Nah, di Indonesia prosesnya memang lama dan di sinilah tugas RPA Perindo untuk mengawali," kata Amriadi.
Seharusnya peristiwa pidana yang menyangkut anak dan perempuan di Indonesia harus diubah. Perubahan dengan cara mengadopsi proses yang ada di negara-negara lainnya.
"Kalau di luar negeri itu prosesnya sudah terkontrol, langsung satu proses, dan diketahui instansi lain. Nah, di Indonesia prosesnya memang lama dan di sinilah tugas RPA Perindo untuk mengawali," kata Amriadi.
(jon)
Lihat Juga :