Lagi, Pasien Positif Corona di Sleman Sembuh
Minggu, 12 April 2020 - 21:40 WIB
“Kabar gembira pada hari ini (Jumat, 10/4/2020) telah diperoleh laporan hasil pemeriksaan tiga kasus positif Covid-19 dengan hasil negatif dua kali dari BBTKL, sehingga bisa dinyatakan sembuh,” kata Koordinator bidang kesehatan Gugus Tugas Penangganan Covid-19 Sleman , Joko Hastaryo, Jumat (10/4/2020).
Joko menjelaskan tiga PDP positif Covid-19 yang dinyatakan sembuh langsung boleh pulang. Namun mereka tetap harus melanjutkan isolasi mandiri di rumah delapan sampai 10 hari. Untuk perkembangan kesehatannya tim medis tetap aka melakukan pemantauan. “Pemantauan akan dilakukan melalui gadget,” paparnya.
Joko menjelaskan selain PDP psoitfi dilaporkan sembuh, PDP warga Sleman yang meninggal namun belum diketahui hasilnya positif atau negatif Covid-19, juga bertambah. Yaitu PDP laki-laki usia 70 tahun selama ini dirawat di RSUD Sleman. PDP itu meninggal berusia tua ada penyakit penyerta (komorbid) bronchitis chronis dan stroke.
Sehingga jumlah PDP yang masih dalam proses laboratorium yang meninggal menjadi lima orang. Sebab sebelumnya ada empat orang. “Totol ada sembilan PDP warga Sleman yang meninggal. Empat positif Covid-19 dan lima PDP belum diketahui hasilnya,” paparnya.
Joko Hastaryo menambahkan jumlah orang dalam pemanatau (ODP) di Sleman, Jumat (10/4/2020) tercatat 1010 orang atau bertambah 20 orang sebab sebelumnya, Kamis (9/4/2020) ada 990 orang. Sementara PDP tidak ada penambahan masih 134 orang.
Joko menjelaskan tiga PDP positif Covid-19 yang dinyatakan sembuh langsung boleh pulang. Namun mereka tetap harus melanjutkan isolasi mandiri di rumah delapan sampai 10 hari. Untuk perkembangan kesehatannya tim medis tetap aka melakukan pemantauan. “Pemantauan akan dilakukan melalui gadget,” paparnya.
Joko menjelaskan selain PDP psoitfi dilaporkan sembuh, PDP warga Sleman yang meninggal namun belum diketahui hasilnya positif atau negatif Covid-19, juga bertambah. Yaitu PDP laki-laki usia 70 tahun selama ini dirawat di RSUD Sleman. PDP itu meninggal berusia tua ada penyakit penyerta (komorbid) bronchitis chronis dan stroke.
Sehingga jumlah PDP yang masih dalam proses laboratorium yang meninggal menjadi lima orang. Sebab sebelumnya ada empat orang. “Totol ada sembilan PDP warga Sleman yang meninggal. Empat positif Covid-19 dan lima PDP belum diketahui hasilnya,” paparnya.
Joko Hastaryo menambahkan jumlah orang dalam pemanatau (ODP) di Sleman, Jumat (10/4/2020) tercatat 1010 orang atau bertambah 20 orang sebab sebelumnya, Kamis (9/4/2020) ada 990 orang. Sementara PDP tidak ada penambahan masih 134 orang.
(nun)
Lihat Juga :