Dugaan Ijazah Palsu Hantui Pilkada Halmahera Selatan
Minggu, 09 Agustus 2020 - 20:40 WIB
Kasus ini akan segera dilaporkan baik itu ke KPU Kabupaten Halmahera Selatan setempat maupun pihak kepolisan. Karena dugaan ijazah ini harus diusut tuntas. "Kami juga akan menanyakan langsung ke pihak sekolah untuk memastikan ini," tegasnya. (Baca juga: Terduga Pengedar Narkoba Meninggal Usai Diperiksa di Polresta Barelang)
Menanggapi itu, Direktur Eksekutif Kajian Politik Nasional (KPN), Adib Miftahul meminta KPU Kabupaten Halmahera Selatan selaku regulator penyelenggara harus aktif menindaklanjuti dugaan pemalsuan ijazah. Sebab, ini sebuah syarat penting agar demokrasi tidak cacat dikemudian hari."Apalagi Polri dan Bawaslu sudah MOU punya Gakkumdu soal penanganan hukum terpadu terkait pelanggaran pemilu," katanya.
Kedua, Kabupaten Halmahera Selatan juga wajib memastikan bahwa demokrasi tidak dikorupsi. Kontestasi harus dipastikan fair dengan kejujuran tanpa tindakan tercela dari calon kepala daerah. "Ini penting agar demokrasi dimaknai sebuah proses politik yang mendidik masyarakat dengan sikap bersaing sehat. Nah, kalau prosesnya tidak baik bagaimana mau mendapatkan pemimpin yang kredibel," tegasnya.
Menanggapi itu, Direktur Eksekutif Kajian Politik Nasional (KPN), Adib Miftahul meminta KPU Kabupaten Halmahera Selatan selaku regulator penyelenggara harus aktif menindaklanjuti dugaan pemalsuan ijazah. Sebab, ini sebuah syarat penting agar demokrasi tidak cacat dikemudian hari."Apalagi Polri dan Bawaslu sudah MOU punya Gakkumdu soal penanganan hukum terpadu terkait pelanggaran pemilu," katanya.
Kedua, Kabupaten Halmahera Selatan juga wajib memastikan bahwa demokrasi tidak dikorupsi. Kontestasi harus dipastikan fair dengan kejujuran tanpa tindakan tercela dari calon kepala daerah. "Ini penting agar demokrasi dimaknai sebuah proses politik yang mendidik masyarakat dengan sikap bersaing sehat. Nah, kalau prosesnya tidak baik bagaimana mau mendapatkan pemimpin yang kredibel," tegasnya.
(shf)
Lihat Juga :