Dugaan Ijazah Palsu Hantui Pilkada Halmahera Selatan
Minggu, 09 Agustus 2020 - 20:40 WIB
Warga Halmahera Selatan, Maluku Utara menemukan dugaan ijazah palsu calon kepala daerah. Kasus ini akan dilaporkan ke KPU Halmahera Selatan dan Kepolisian. Foto/Ilustrasi/SINDOnews.dok
HALMAHERA SELATAN - Warga Halmahera Selatan, Maluku Utara menemukan dugaan ijazah palsu terhadap calon kepala daerah. Rencananya kasus ini akan dilaporkan ke KPU Kabupaten Halmahera Selatan dan pihak kepolisian. Penggunaan ijazah palsu merusak tatanan demokrasi di Pilkada 2020 .
"Kami menduga ijazah calon Bupati Halmahera Selatan di tingkat SMA palsu. Ini harus diselidiki, jangan sampai ini akan merusak citra positif pilkada," kata warga Halmahera Selatan, Juri Muhdi dalam keterangan tertulis, Minggu (9/8/2020). (Baca juga: Kapolresta Kena Pukul Pelaku Penyerangan di Pasar Kliwon Solo)
Temuan dugaan ijazah palsu ini atas nama Usman Sidik di SMA Swasta Muhamadiyah Ternate, Kabupaten Maluku Utara dengan nomor induk 2484. "Kecurigaan kami sangat mendasar pada dugaan ijazah palsu ini. Kami temukan beberapa kejanggalan," tanya Juri. (Baca juga: Keributan Massa di Pasar Kliwon Solo, Sejumlah Orang Terluka)
"Kami menduga ijazah calon Bupati Halmahera Selatan di tingkat SMA palsu. Ini harus diselidiki, jangan sampai ini akan merusak citra positif pilkada," kata warga Halmahera Selatan, Juri Muhdi dalam keterangan tertulis, Minggu (9/8/2020). (Baca juga: Kapolresta Kena Pukul Pelaku Penyerangan di Pasar Kliwon Solo)
Temuan dugaan ijazah palsu ini atas nama Usman Sidik di SMA Swasta Muhamadiyah Ternate, Kabupaten Maluku Utara dengan nomor induk 2484. "Kecurigaan kami sangat mendasar pada dugaan ijazah palsu ini. Kami temukan beberapa kejanggalan," tanya Juri. (Baca juga: Keributan Massa di Pasar Kliwon Solo, Sejumlah Orang Terluka)
Lihat Juga :