Seleksi Paskibraka Maros Dikritik, Dispora Dianggap Tak Profesional

Kamis, 06 Agustus 2020 - 21:54 WIB
"Kemudian kami menerima keberatan dan ketidakpercayaan pihak keluarga para pelajar maupun pihak sekolah yang muridnya dipanggil menghadap ke kantor Dispora tanggal 14 Juli 2020 tersebut, dengan cara pemanggilan yang tidak wajar dari pihak Dispora karena hanya menyuruh oknum rekanan Dispora ke rumah pribadi pelajar yang hanya memanggil secara lisan, tanpa adanya bukti pemanggilan resmi dari pihak Dispora kepada pihak sekolah," tegasnya.

Menanggapi hal itu, Kepala Bidang Kepemudaan Dispora Maros, A Kurniawan mengatakan, awalnya ada 10 orang kandidat dari paskibraka cadangan tahun 2019 yang diseleksi hingga menjadi tiga orang.

"Yang terpilih itu satu dari SMA Angkasa, SMAN 1 Maros dan MA DDI. Jadi yang dipilih hanya tiga sesuai petunjuk dari pusat kalau tahun ini pelaksanaan HUT ke 75 RI tahun ini berbeda dengan tahun lalu. Karena lebih minimalis, dimana jumlah peserta upacara dibatasi, dan peserta Paskibraka hanya berjumlah 3 orang saja," ungkapnya.

Baca juga: Kerap Dengar Bisikan Gaib, Ibu Muda di Maros Nekat Gantung Diri

Dia mengatakan jika hal ini mengacu pada petunjuk teknis yang dikeluarkan oleh Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg), tentang pedoman teknis pelaksanaan upacara.

"Hari ini mulai latihan, kami akan maksimalkan selama seminggu ini, mereka kami ambil dari cadangan 2019," katanya.

Tiga orang paskibraka ini kata dia, terdiri dari dua putra dan satu putri, yang merupakan pelajar.
(luq)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!