Seleksi Paskibraka Maros Dikritik, Dispora Dianggap Tak Profesional

Kamis, 06 Agustus 2020 - 21:54 WIB
loading...
Seleksi Paskibraka Maros...
Dispora Maros dianggap tak profesional dalam merekrut anggota paskibraka 2020. Foto: SINDOnews/Ilustrasi
A A A
MAROS - Pelaksana Tugas Ketua Purna Paskibraka Indonesia (PPI) Kabupaten Maros, Sutri Utami melayangkan kritik tajam ke Dispora Kabupaten Maros. Kritik itu terkait proses perekrutan anggota pasukan pengibar bendera pusaka (paskibaraka) 2020.

Sutri menganggap, Dispora Maros tidak profesional melakukan prekrutan anggota paskibraka 2020. Ia bahkan menyebut, Dispora Makassar terkesan asal kerja saja.

Baca juga: 163 Pasang Calon Pengantin Sudah Daftar Nikah di Maros

Tudingan tidak profesionalnya Dispora Maros melakukan seleksi didasari sejumlah temuan Sutri di lapangan. Mulai dari proses undangan seleksi paskibraka ke sekolah-sekolah, hingga pemanggilan mereka yang lolos untuk mengikuti latihan.

Sutri menerangkan, saat menyampaikan undangan seleksi ke SMA di Maros, pihak Dispora hanya diwakili oleh rekanannya. Hanya saja, rekanan tersebut tak diketahui pasti posisinya di kepanitiaan paskibraka 2020. Tak hanya itu, rekanan itu juga diduga membawa surat undangan palsu.

"Mereka membawa surat tersebut dianggap oleh salah satu pihak sekolah di Maros dengan kecurigaan, bahwa surat tersebut palsu yang mendasar pada stempel surat tersebut dengan stempel yang terfotokopi, dengan cara oknum yang mengantar surat tersebut tidak menghargai pihak sekolah maupun paskibra sekolah," ungkapnya.

Beberapa sekolah yang menerima surat tersebut, lanjut Sutri, kemudian mendatangi Dispora Maros. Di sana, perwakilan sekolah diminta tak mempermasalahkan lebih jauh soal surat tersebut. Sebagai gantinya, Dispora Maros lalu membuat surat baru dengan stempel basah.

Baca juga: Gubernur Dukung Penuh Geopark Maros Pangkep Menuju Pariwisata Dunia

"Selanjutnya pada 4 Maret 2020 sudah terbentuk panitia penyeleksian paskibraka Maros 2020, yang seharusnya pada tanggal 16 Maret 2020 adalah jadwal penyeleksian paskibraka Maros 2020 ditunda atau dibatalkan karena alasan pendemi COVID, tapi sampai sekarang tanpa ada konfirmasi kepada seluruh unsur panitia paskibraka Maros 2020 dan seluruh sekolah SMA sederajat di Maros yang telah menerima undangan penyeleksian paskibraka Maros 2020," jelasnya.

Indikasi ketidakprofesionalan Dispora Makassar kata Sutri juga terlihat dalam pemanggilan 10 orang untuk mengikuti wawancara dan pengukuran postur tubuh. Menurut dia, pemanggilan itu terkesan sembunyi-sembunyi karena hanya melibatkan oknum rekanan pihak Dispora tanpa mengonfirmasi kepada seluruh unsur panitia paskibraka Maros 2020.

"Dari 10 orang itu, ada satu orang yang sudah tamat dan berstatus alumni sekolah salah satu SMA di Maros. Hanya 9 orang berstatus pelajar. Mereka diminta untuk datang ke kantor Dispora Maros untuk melakukan wawancara dan pengukuran postur tubuh untuk persiapan paskibraka Maros 2020. Padahal satu orang sudah bukan pelajar," ungkapnya.

Baca juga: Pembayaran Biaya Nikah di Maros Kini Bisa Menggunakan EDC

Pemanggilan 10 orang tersebut kata Sutri juga terkesan spesial. Sebab, pihak Dispora Maros menyuruh oknum rekanannya mendatangi langsung rumah pribadi 10 orang tersebut.

"Kemudian kami menerima keberatan dan ketidakpercayaan pihak keluarga para pelajar maupun pihak sekolah yang muridnya dipanggil menghadap ke kantor Dispora tanggal 14 Juli 2020 tersebut, dengan cara pemanggilan yang tidak wajar dari pihak Dispora karena hanya menyuruh oknum rekanan Dispora ke rumah pribadi pelajar yang hanya memanggil secara lisan, tanpa adanya bukti pemanggilan resmi dari pihak Dispora kepada pihak sekolah," tegasnya.

Menanggapi hal itu, Kepala Bidang Kepemudaan Dispora Maros, A Kurniawan mengatakan, awalnya ada 10 orang kandidat dari paskibraka cadangan tahun 2019 yang diseleksi hingga menjadi tiga orang.

"Yang terpilih itu satu dari SMA Angkasa, SMAN 1 Maros dan MA DDI. Jadi yang dipilih hanya tiga sesuai petunjuk dari pusat kalau tahun ini pelaksanaan HUT ke 75 RI tahun ini berbeda dengan tahun lalu. Karena lebih minimalis, dimana jumlah peserta upacara dibatasi, dan peserta Paskibraka hanya berjumlah 3 orang saja," ungkapnya.

Baca juga: Kerap Dengar Bisikan Gaib, Ibu Muda di Maros Nekat Gantung Diri

Dia mengatakan jika hal ini mengacu pada petunjuk teknis yang dikeluarkan oleh Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg), tentang pedoman teknis pelaksanaan upacara.

"Hari ini mulai latihan, kami akan maksimalkan selama seminggu ini, mereka kami ambil dari cadangan 2019," katanya.

Tiga orang paskibraka ini kata dia, terdiri dari dua putra dan satu putri, yang merupakan pelajar.
(luq)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Polemik Paskibraka Sulsel,...
Polemik Paskibraka Sulsel, Pengamat Wanti-wanti Tidak Jadi Ajang Politik Praktis
3 Paskibraka Papua Barat...
3 Paskibraka Papua Barat Daya Dapat Hadiah Motor: Terima Kasih Pak Presiden dan Menkum
Tersentuh Aksi Paskibraka...
Tersentuh Aksi Paskibraka Papua Barat Daya, Menkum Tawarkan Beasiswa
Bianca Terharu Presiden...
Bianca Terharu Presiden Prabowo Cium Bendera Merah Putih
Profil Andi Java Ibnu...
Profil Andi Java Ibnu Hajar Sinjaya, Siswa asal Jabar yang Bertugas Kibarkan Merah Putih di Istana Merdeka
Kisah Casis SIPSS 2025...
Kisah Casis SIPSS 2025 M Rafli Akbar: Paskibraka Asian Games yang Piawai IT
BPIP Sebut 228 Putra-Putri...
BPIP Sebut 228 Putra-Putri Terbaik Jalani Verifikasi Paskibraka Tingkat Pusat 2026
Seleksi Paskibraka 2026...
Seleksi Paskibraka 2026 Resmi Dimulai, Ini Tahapan dan Persyaratan Lengkap yang Wajib Dipenuhi
Husein Mutahar Diusulkan...
Husein Mutahar Diusulkan Jadi Pahlawan Nasional
Rekomendasi
Saudari Cristiano Ronaldo...
Saudari Cristiano Ronaldo Ngamuk usai Portugal Ditahan Kongo, Bruno Fernandes Ikut Disindir
Roy Suryo dan Dokter...
Roy Suryo dan Dokter Tifa Dirawat Inap Atas Rekomendasi Dokter
Kedaulatan Digital Jadi...
Kedaulatan Digital Jadi Sorotan, Solusi AI Terintegrasi Siap Percepat Transformasi Industri
Berita Terkini
Warga Rawa Buaya Bersyukur...
Warga Rawa Buaya Bersyukur Terima Bantuan Kursi Roda dari Dina Masyusin dan Dinsos
Kisah Cinta Sutan Sjahrir...
Kisah Cinta Sutan Sjahrir dan Maria Mieske, Dipisahkan Penjara hingga Politik Kolonial Belanda
Almamater Lima Soroti...
Almamater Lima Soroti Dugaan Penyusutan Lahan Taman Potret Tangerang
Dokter Tifa Pakai Kursi...
Dokter Tifa Pakai Kursi Roda hingga Dibopong usai Pemeriksaan Kesehatan di RS Polri
Kurang dari 12 Jam,...
Kurang dari 12 Jam, Satreskrim Polres Pelalawan Tangkap Perampok Sadis
Program Ketahanan Pangan,...
Program Ketahanan Pangan, Puluhan Hektare Sawah di Batang Ditanami Padi Hasil Riset
Infografis
Skuad Timnas Spanyol...
Skuad Timnas Spanyol di Piala Dunia 2026, Tak Ada Pemain Real Madrid
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved