Kota Masamba Ditarget Bersih Pekan Depan

Minggu, 02 Agustus 2020 - 18:27 WIB
Tak kalah penting, terkait pendataan rumah rusak akibat banjir bandang. Menurutnya, data menjadi penting untuk mempercepat turunnya dana tunggu hunian (DTH) sebagai pengganti hunian sementara. “DTH ini nantinya akan diberikan kepada warga pengungsi yang terdampak bencana. Target kami yang lain mempercepat DTH dari BNPB. Dana ini bisa digunakan warga yang lagi mengungsi untuk menyewa rumah,” kata dia.

Indah menargetkan, sebelum 17 Agustus 2020 mendatang, para pengungsi sudah bisa meninggalkan tenda-tenda pengungsian untuk mencari tempat tinggal sewa sebelum pembangunan hunian tetap selesai dibangun.

“Data harus by name by addres, dan harus segera siap. Hari Senin, saya harap sudah selesai. Kalau sudah masuk, akan di-assesment selama dua pekan. Artinya, sebelum 17 Agustus kami sudah bisa salurkan DTH-nya,” kata dia.

Sementara itu, Balai Besar Wilayah Sungai Pompengan Jeneberang (BBWSPJ) bekerja sama dengan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Republik Indonesia, Pemkab Luwu Utara terus berupaya melakukan penanganan pascabanjir bandang, seperti normalisasi sungai dengan melakukan pengerukan Sungai Masamba.

Sebanyak 19 unit alat berat diterjunkan melakukan pengerukan Sungai Masamba, Sabtu (1/8/2020). Pengerahan alat berat itu diharapkan akan mempercepat upaya penanganan normalisasi Sungai Masamba.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!