Lantik Enam Pejabat Eselon II Pemkab Batang, Ini Pesan Bupati Wihaji
Jum'at, 31 Juli 2020 - 08:14 WIB
Untuk Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Wihaji meminta data masyarakat Batang yang ingin kerja dari yang memiliki skilled dan unskilled, karena sebentar lagi ada Kawasan Industri Terpadu (KIT) Batang yang bakal menyerap ratusan ribu tenaga kerja.
"Permaslahan sekarang bukan lagi harga lahan bagi investor tapi berapa tenaga kerja yang dimiliki Kabupaten Batang, karena saya sudah ngotot KIT Batang harus libatkan tenaga kerja lokal," ungkap Wihaji
Kepada Kepala Satpol PP baru bupati meminta tegakan Petaturan Detah (Perda) yang menjadi tanggungjawab tugs pokok dan fungsinya. "Satpol dalam laksanakan tugas peneggakan Perda harus humanis tapi tetap tegas," pintanya. (Baca: Miliki Layanan Drive Thru, MPP Batang Dapat Penghargaan Menpan RB )
Wihaji pun berpesan kepada Kepala Dinas Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perwmpuan dan Perlindungan Anak, agar dimasa pandemi Covid-19 bisa menekan angka kenaikan kehamilan. "Kondisi sekarang tingkat kehamilan memencapai 10 persen, bahkan lebih. Maka tugasnya tekan seminimal mungkin angka kehamilan di Kabupaten Batang," pungkaanya.
"Permaslahan sekarang bukan lagi harga lahan bagi investor tapi berapa tenaga kerja yang dimiliki Kabupaten Batang, karena saya sudah ngotot KIT Batang harus libatkan tenaga kerja lokal," ungkap Wihaji
Kepada Kepala Satpol PP baru bupati meminta tegakan Petaturan Detah (Perda) yang menjadi tanggungjawab tugs pokok dan fungsinya. "Satpol dalam laksanakan tugas peneggakan Perda harus humanis tapi tetap tegas," pintanya. (Baca: Miliki Layanan Drive Thru, MPP Batang Dapat Penghargaan Menpan RB )
Wihaji pun berpesan kepada Kepala Dinas Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perwmpuan dan Perlindungan Anak, agar dimasa pandemi Covid-19 bisa menekan angka kenaikan kehamilan. "Kondisi sekarang tingkat kehamilan memencapai 10 persen, bahkan lebih. Maka tugasnya tekan seminimal mungkin angka kehamilan di Kabupaten Batang," pungkaanya.
(don)
Lihat Juga :