Lewat Bu Mantik, Cara Surabaya Atasi Aksi Terorisme

Kamis, 30 Juli 2020 - 18:01 WIB
Selain Risma, juga ada narasumber lain seperti Direktur Unit Anti-Radikalisasi Pemerintah Kota Brussels Belgia, Hadeline Feront, dan Manajer Strong Cities Network (SCN), Inggris bernama Marta Lopes.

(Baca juga: Risma Gandeng Kejati Jatim Siap Rebut 8 Aset Pemkot yang Dikuasai Swasta )

Kegiatan yang awalnya dilaksanakan pada 11–13 Maret 2020 lalu di Malta itu baru bisa terlaksana hari ini. Namun, karena pandemi COVID-19 ditunda dan diputuskan berlangsung via daring.

Risma menuturkan, pihaknya waktu itu langsung berkeliling mendatangi gereja selama dua hari berturut-turut. Menurutnya kejadian waktu itu membuat warga maupun pemerintah merasa sangat terpukul.

“Padahal Surabaya dikenal kota yang aman dan tentram. Apalagi menurut survei tingkat kepuasannya masyarakat cukup tinggi. Itu yang membuat kami traumatik warga maupun pemerintah,” kata Risma.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!