Lewat Bu Mantik, Cara Surabaya Atasi Aksi Terorisme
Kamis, 30 Juli 2020 - 18:01 WIB
Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini ketika menjadi salah satu narasumber seminar The International Institute for Justice and the Rule of Law (IIJ) yang dilakukan secara daring.Foto/ist
SURABAYA - Bom Surabaya 2018 lalu masih menyisahkan ingatan pedih bagi warga di Kota Pahlawan. Memen di mana teror yang terjadi secara beruntun dalam dua hari membuat luka mendalam bagi banyak keluarga.
Namun, semua kepedihan itu bisa dilewati. Semua warga sudah tak lagi mengalami ketakutan untuk mengingat kejadian mencekam itu. Dengan kebersamaan, terorisme bisa dilawan.
(Baca juga: Sapi Jumbo dari Jokowi dan Khofifah Tiba di Masjid Al Akbar )
Komentar itu disampaikan Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini ketika menjadi pembicara pada seminar The International Institute for Justice and the Rule of Law (IIJ). Seminar yang digelar secara online itu bertajuk Peran Pemimpin Lokal dalam Merespon Serangan Terorisme.
Namun, semua kepedihan itu bisa dilewati. Semua warga sudah tak lagi mengalami ketakutan untuk mengingat kejadian mencekam itu. Dengan kebersamaan, terorisme bisa dilawan.
(Baca juga: Sapi Jumbo dari Jokowi dan Khofifah Tiba di Masjid Al Akbar )
Komentar itu disampaikan Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini ketika menjadi pembicara pada seminar The International Institute for Justice and the Rule of Law (IIJ). Seminar yang digelar secara online itu bertajuk Peran Pemimpin Lokal dalam Merespon Serangan Terorisme.
Lihat Juga :