Tak Jera, Penambang Emas Ilegal di Ciemas Sukabumi Kembali Ditangkap Polisi
Kamis, 10 Agustus 2023 - 13:35 WIB
Baca Juga: Penambangan Ilegal di Sukabumi Makan Korban, 2 Orang Tewas Tertimbun Longsor
"Modus operandi pertambangan liar kali ini berbeda dengan sebelumnya. Pada waktu sebelumnya, individu-individu yang melakukan pertambangan beroperasi secara independen, tetapi saat ini aktivitas tersebut lebih terkoordinasi. Setiap penambang harus membayar sejumlah uang kepada kepala lubang untuk mendapatkan izin atau akses ke lokasi yang dilarang ini," terangnya.
Dari situ, kata Marully, berdasarkan keterangan saksi-saksi yang diamankan, setiap penambang membayar sekitar 2 juta setengah rupiah dan mendapatkan lokasi baru setelah membayar kepada kepala lubang. Kepala lubang ini kemudian merekrut orang untuk melakukan penambangan di lokasi yang sudah dibayar.
Selain dari itu, penyidik juga akan mendalami pihak-pihak di luar kepala lubang yang terlibat dalam koordinasi ini, termasuk bagaimana dananya disetorkan serta afiliasi dengan pihak terkoordinir lainnya.
"Pihak berwenang meminta semua pihak yang terlibat dalam kegiatan ilegal ini untuk menghentikan aktivitas mereka. Kami bertekad mengungkap peran dan pihak-pihak yang mengkoordinir serta mendapatkan keuntungan dari aktivitas ilegal ini," tuturnya.
"Modus operandi pertambangan liar kali ini berbeda dengan sebelumnya. Pada waktu sebelumnya, individu-individu yang melakukan pertambangan beroperasi secara independen, tetapi saat ini aktivitas tersebut lebih terkoordinasi. Setiap penambang harus membayar sejumlah uang kepada kepala lubang untuk mendapatkan izin atau akses ke lokasi yang dilarang ini," terangnya.
Dari situ, kata Marully, berdasarkan keterangan saksi-saksi yang diamankan, setiap penambang membayar sekitar 2 juta setengah rupiah dan mendapatkan lokasi baru setelah membayar kepada kepala lubang. Kepala lubang ini kemudian merekrut orang untuk melakukan penambangan di lokasi yang sudah dibayar.
Selain dari itu, penyidik juga akan mendalami pihak-pihak di luar kepala lubang yang terlibat dalam koordinasi ini, termasuk bagaimana dananya disetorkan serta afiliasi dengan pihak terkoordinir lainnya.
"Pihak berwenang meminta semua pihak yang terlibat dalam kegiatan ilegal ini untuk menghentikan aktivitas mereka. Kami bertekad mengungkap peran dan pihak-pihak yang mengkoordinir serta mendapatkan keuntungan dari aktivitas ilegal ini," tuturnya.
Lihat Juga :