Pemanjat Tewas Terjatuh, FPTI Sulsel Godok Aturan Memanjat di Tempat Umum

Selasa, 28 Juli 2020 - 19:07 WIB
Imam menambahkan, pihaknya juga menerima pernyataan duka cita dari Ketua Umum Pengurus Pusat FPTI (PP FPTI), Yenny Wahid. Melalui sambungan telepon, anak kandung mantan Presiden Indonesia, Gus Dur tersebut turut menyampaikan belasungkawa.

Baca juga: Pemanjat Tewas Terjatuh di Taman Pakui, Polisi Periksa Sejumlah Saksi

“Bu Ketum (Yenny Wahid) melalui Tadi Ketua 1 PP FPTI, Mas Pey telpon saya langsung dan minta kami untuk sesegera mungkin menyikapi kejadian hal ini agar tak terulang,” ucapnya.

Dari keterangan saksi, lanjut Imam, ayah dua anak itu tewas terjatuh dari ketinggian belasan meter saat hendak melepas pengaman dan tali karmantel yang digunakan latihan dari top wall, yaitu bagian teratas papan panjat. Almarhum memanjat melalui sisi belakang papan panjat.

"Setibanya di top, almarhum kemudian mengunakan ikatan tarik untuk turun ke bawah tanpa memasang cowstail (pengaman sementara). Nahasnya, menurut saksi, ikatan yang digunakan oleh almarhum terlepas dan menyebabkannya terjatuh,” kata Imam.
(luq)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!