Setoran Juru Parkir Masih Minim, Hanya Rp14 Juta Per Hari
Senin, 27 Juli 2020 - 07:00 WIB
Tim ini turun untuk memaksimalkan penataan, pengendalian, dan pengaduan masyarakat akan maraknya jukir liar. "Tapi sekarang sudah mulai naik targetnya sampai 50%. Dua minggu ini sudah ada perubahan, ini yang terus kita genjot," tuturnya. Baca Juga : Dalam 5 Jam Saja, Transaksi Parkir Online Sudah Capai Rp1 Juta
Sementara, Humas PD Parkir Makassar Raya, Asrul menyebut potensi parkir tepi jalan umum terbesar berada di kawasan Asindo yakni Boulevard dan Pengayoman. Kawasan itu merupakan pusat bisnis. Pendapatannya mencapai Rp3 juta sampai Rp4 juta per hari dalam kondisi normal. "Sekarang karena pandemi pendapatan kita berkisar di angka Rp2 jutaan," ujar Asrul.
Dia menyebut ada lima sumber pendapatan PD Parkir. Diantaranya, tepi jalan umum, parkir langganan bulanan, komersial, insidentil dan parkir teknologi. "Pendapatan kita paling banyak itu di parkir tepi jalan umum," tutupnya. Baca Lagi : DPRD Dukung Upaya PD Parkir Terapkan Sistem Barcode
Sementara, Humas PD Parkir Makassar Raya, Asrul menyebut potensi parkir tepi jalan umum terbesar berada di kawasan Asindo yakni Boulevard dan Pengayoman. Kawasan itu merupakan pusat bisnis. Pendapatannya mencapai Rp3 juta sampai Rp4 juta per hari dalam kondisi normal. "Sekarang karena pandemi pendapatan kita berkisar di angka Rp2 jutaan," ujar Asrul.
Dia menyebut ada lima sumber pendapatan PD Parkir. Diantaranya, tepi jalan umum, parkir langganan bulanan, komersial, insidentil dan parkir teknologi. "Pendapatan kita paling banyak itu di parkir tepi jalan umum," tutupnya. Baca Lagi : DPRD Dukung Upaya PD Parkir Terapkan Sistem Barcode
(sri)
Lihat Juga :