Anggaran Penyelenggaraan Pilkada Bulukumba 2020 Tidak Akan Bertambah
Minggu, 26 Juli 2020 - 22:25 WIB
Pemkab dan DPRD Bulukumba menegaskan tidak ada tambahan anggaran penyelenggaraan pilkada 2020. Foto: SINDOnews/Ilustrasi
BULUKUMBA - Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Bulukumba memastikan anggaran pemilihan kepala daerah (pilkada) Bulukumba 2020 tidak akan bertambah dari yang sebelumnya ditetapkan.
Hal itu ditegaskan Ketua DPRD Bulukumba , H Rijal. Ia mengatakan, anggaran pilkada senilai Rp27,5 miliar sudah final. Tidak ada lagi penambahan anggaran. Apalagi, naskah perjanjian hibah daerah (NPHD) untuk anggaran pilkada senilai Rp27,5 miliar sudah ditandatangani.
Baca juga: Jagoan Demokrat pada Pilkada Bulukumba Berpotensi Berubah
“Apalagi, pemkab sepertinya tidak menyetujui penambahan anggaran pilkada,” ujar Ketua DPRD Bulukumba, Rijal, kepada wartawan, Minggu (26/7/2020).
Keterbatasan anggaran yang dialami di masa pandemi COVID-19 menjadi salah satu alasan pemkab dan DPRD menolak permintaan Komisi Pemilihan Umum (KPU) Bulukumba untuk penambahan anggaran pilkada 2020 sebesar Rp1,8 miliar.
"Kondisi pandemi jadi salah satu alasan sehingga permintaan penambahan anggaran pilkada tidak dilakukan. Apalagi NPHD-nya telah ditandatangani," ungkapnya.
Hal itu ditegaskan Ketua DPRD Bulukumba , H Rijal. Ia mengatakan, anggaran pilkada senilai Rp27,5 miliar sudah final. Tidak ada lagi penambahan anggaran. Apalagi, naskah perjanjian hibah daerah (NPHD) untuk anggaran pilkada senilai Rp27,5 miliar sudah ditandatangani.
Baca juga: Jagoan Demokrat pada Pilkada Bulukumba Berpotensi Berubah
“Apalagi, pemkab sepertinya tidak menyetujui penambahan anggaran pilkada,” ujar Ketua DPRD Bulukumba, Rijal, kepada wartawan, Minggu (26/7/2020).
Keterbatasan anggaran yang dialami di masa pandemi COVID-19 menjadi salah satu alasan pemkab dan DPRD menolak permintaan Komisi Pemilihan Umum (KPU) Bulukumba untuk penambahan anggaran pilkada 2020 sebesar Rp1,8 miliar.
"Kondisi pandemi jadi salah satu alasan sehingga permintaan penambahan anggaran pilkada tidak dilakukan. Apalagi NPHD-nya telah ditandatangani," ungkapnya.
Lihat Juga :