UTBK Tahap Kedua Selesai, 600 Peserta di ITS Gugur SBMPTN
Minggu, 26 Juli 2020 - 15:22 WIB
Dosen Teknik Kimia ITS ini melanjutkan, untuk peserta UTBK yang tidak mengikuti tahap kedua ini dinyatakan gugur, termasuk yang dinyatakan reaktif. Karena belum ada prosedur relokasi pemindahan jadwal ujian dari pusat. "Bagi peserta yang dinyatakan reaktif tahap kedua tersebut secara otomatis dinyatakan gugur untuk mengikuti UTBK dan tidak lolos SBMPTN," tegasnya.
(Baca juga: Robot Buatan Mahasiswa ITS Bisa Bantu Penanganan COVID-19 )
Wakil Rektor I Bidang Akademik dan Kemahasiswaan ITS , Adi Soeprijanto menambahkan, dari sisi peserta bisa dikatakan kehadiran peserta mengikuti UTBK di ITS sebesar 90 persen. Hal ini disebabkan karena masih adanya faktor-faktor di luar kendali panitia seperti peserta reaktif COVID-19.
Para peserta reaktif pada tahap pertama dan kedua oleh ITS selalu dilaporkan ke panitia pusat untuk dilakukan pendataan. Hal ini dimungkinkan untuk diberikan relokasi pemindahan jadwal ujian sembari peserta melakukan karantina mandiri selama 14 hari bagi peserta tahap pertama.
"Untuk peserta reaktif ini sendiri sebetulnya sudah menurun di tahap kedua dibandingkan yang tahap pertama," tambahnya. (Baca juga: Jaga Ketahanan Pangan, Polresta Cirebon Kota Tanam Padi Hidroponik )
(Baca juga: Robot Buatan Mahasiswa ITS Bisa Bantu Penanganan COVID-19 )
Wakil Rektor I Bidang Akademik dan Kemahasiswaan ITS , Adi Soeprijanto menambahkan, dari sisi peserta bisa dikatakan kehadiran peserta mengikuti UTBK di ITS sebesar 90 persen. Hal ini disebabkan karena masih adanya faktor-faktor di luar kendali panitia seperti peserta reaktif COVID-19.
Para peserta reaktif pada tahap pertama dan kedua oleh ITS selalu dilaporkan ke panitia pusat untuk dilakukan pendataan. Hal ini dimungkinkan untuk diberikan relokasi pemindahan jadwal ujian sembari peserta melakukan karantina mandiri selama 14 hari bagi peserta tahap pertama.
"Untuk peserta reaktif ini sendiri sebetulnya sudah menurun di tahap kedua dibandingkan yang tahap pertama," tambahnya. (Baca juga: Jaga Ketahanan Pangan, Polresta Cirebon Kota Tanam Padi Hidroponik )
Lihat Juga :