Menjaga Privasi Bersama di Era Disrupsi 4.0
Sabtu, 15 April 2023 - 16:19 WIB
Muhammad Riza Nurdin PhD sebagai peneliti Asia-Japan Research Institute menyatakan privasi mempunyai kaitan erat dengan revolusi industri 4.0. Hal ini kemudian berdampak pada kehidupan pribadi dan hilangnya kendali atas data pribadi sendiri.
Revolusi industri 4.0 ditandai dengan teknologi seperti Internet of Things (IOT), kecerdasan buatan, data besar, cloud computing, dan additive manufacturing.
Sejalan dengan itu, Moch Ghozali selaku CEO Nujek. menyatakan beriringan dengan revolusi industri 4.0 juga terjadi finansial 4.0.
“Ada perkembangan yang cukup signifikan di bidang industry fintech dari tahun 2016 ke 2020 itu perkembangannya cukup signifikan. Dari 2016 ke 2018 itu 48% dan omset di tahun 2020 lebih 100 miliar dollar AS,” katanya.
Dengan pertumbuhan signifikan tersebut, muncul ancaman siber seperti rekayasa sosial, phising, dan terutama kebocoran data.
Revolusi industri 4.0 ditandai dengan teknologi seperti Internet of Things (IOT), kecerdasan buatan, data besar, cloud computing, dan additive manufacturing.
Sejalan dengan itu, Moch Ghozali selaku CEO Nujek. menyatakan beriringan dengan revolusi industri 4.0 juga terjadi finansial 4.0.
“Ada perkembangan yang cukup signifikan di bidang industry fintech dari tahun 2016 ke 2020 itu perkembangannya cukup signifikan. Dari 2016 ke 2018 itu 48% dan omset di tahun 2020 lebih 100 miliar dollar AS,” katanya.
Dengan pertumbuhan signifikan tersebut, muncul ancaman siber seperti rekayasa sosial, phising, dan terutama kebocoran data.
Lihat Juga :