Putus Mata Rantai, 598.065 Warga Jatim Jalani Rapid Test COVID-19
Sabtu, 18 Juli 2020 - 16:19 WIB
Rapid test massal Jatim dilakukan pula pada penemuan klaster baru dan hasil temuan tracing. Sehingga hal ini akan memperbanyak tes pada warga Jatim yang dideteksi positif COVID-19. Secara terintegrasi, tes massal dilakukan oleh Dinas Kesehatan (Dinkes) Jatim, Dinkes Kabupaten Kota serta juga oleh Tim COVID-19 Hunter.
Sedangkan untuk jumlah warga Jatim yang sudah dites melalui swab adalah dengan dilakukan tes swab PCR ada sebanyak 96.936 spesimen. (Baca juga: Positif COVID-19 Blitar Melonjak Jadi 93 Pasien, RS Overload )
Proporsi kumulatif spesimen Jatim mencapai 2.348 per juta penduduk. Hal tersebut sebagaimana data yang disampaikan oleh Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Jatim.
“Sampai saat ini kita sudah punya 27 laboratorium pemeriksaan PCR. Jumlahnya terus meningkat karena sebelumnya ada 11 titik lab. Dan selain itu kita juga ada 17 laboratorium yang menggunakan TCM. Dan hari ini kita juga baru saja meluncurkan mobile molecular laboratory yang akan mempercepat dan perluasan tes swab PCR bagi yang suspect maupun kontak erat," tegas Khofifah. (Baca juga: Tak Hanya Gibran, 7 Jago PDIP Ini Berpotensi Lawan Kotak Kosong )
Khusus mobile molecular laboratory yang baru diluncurkan kemarin pagi, diketahui memiliki kapasitas hingga 300 spesimen dalam sehari. Sehingga dapat membantu percepatan uji spesimen di Jatim. Dengan jumlah laboratorium untuk tes yang kian meningkat diiringi dengan tes yang kian masif maka akan mempercepat proses tes spesimen dan hasil semakin cepat diketahui. Otomatis dengan kondisi tersebut penanganan bisa segera dilaksanakan.
Sedangkan untuk jumlah warga Jatim yang sudah dites melalui swab adalah dengan dilakukan tes swab PCR ada sebanyak 96.936 spesimen. (Baca juga: Positif COVID-19 Blitar Melonjak Jadi 93 Pasien, RS Overload )
Proporsi kumulatif spesimen Jatim mencapai 2.348 per juta penduduk. Hal tersebut sebagaimana data yang disampaikan oleh Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Jatim.
“Sampai saat ini kita sudah punya 27 laboratorium pemeriksaan PCR. Jumlahnya terus meningkat karena sebelumnya ada 11 titik lab. Dan selain itu kita juga ada 17 laboratorium yang menggunakan TCM. Dan hari ini kita juga baru saja meluncurkan mobile molecular laboratory yang akan mempercepat dan perluasan tes swab PCR bagi yang suspect maupun kontak erat," tegas Khofifah. (Baca juga: Tak Hanya Gibran, 7 Jago PDIP Ini Berpotensi Lawan Kotak Kosong )
Khusus mobile molecular laboratory yang baru diluncurkan kemarin pagi, diketahui memiliki kapasitas hingga 300 spesimen dalam sehari. Sehingga dapat membantu percepatan uji spesimen di Jatim. Dengan jumlah laboratorium untuk tes yang kian meningkat diiringi dengan tes yang kian masif maka akan mempercepat proses tes spesimen dan hasil semakin cepat diketahui. Otomatis dengan kondisi tersebut penanganan bisa segera dilaksanakan.
Lihat Juga :