54 Karyawan RRI Surabaya Uji Swab Ketiga, Ini Hasilnya
Jum'at, 17 Juli 2020 - 19:53 WIB
Lantaran ada perbedaan hasil antara swab satu dan kedua, akhirnya sebanyak 54 karyawan di swab ulang karena berdasarkan hasil swab satu dinyatakan terkonfirmasi positif Covid-19. "Alhamdulillah kami mengucap syukur pada Allah SWT. Ya benar hari ini kami telah menerima hasil swab ke tiga, hasilnya seluruh karyawan negatif. Ini semakin menguatkan kita karena hasil sebelumnya yakni swab kedua juga negatif," ungkap Sumarlina.
Dua hasil negatif ini sekaligus mengkonfirmasi kebingungan data yang terjadi pada swab pertama yang menyebut 54 pegawai RRI positif. "Hasil swab ke tiga ini kami harapkan bisa menjadi konfirmasi bahwa pegawai RRI Surabaya memang negatif COVID-19, seperti hasil swab ke dua," tegas Sumarlina.
Selain itu, dia juga berharap, hasil swab ke tiga ini bisa mengkonfirmasi berita-berita mengagetkan sebelumnya, yang menyebut 54 pegawai RRI Surabaya positif COVID-19. Karena dampak pemberitaan pada pegawai RRI sangatlah besar.
Dalam kesempatan ini, Sumarlina mengajak semua pihak untuk mempunyai empaty dan suport. Sebab stigma yang muncul ditengah masyarakat terkait COVID-19 masih tinggi. Ia menceritakan, bagaimana imbas pemberitaan tentang COVID-19 banyak orang terdampak.
"Karyawan RRI hasil swab satu dan kedua negatif, tapi karena pemberitaan yang masih tentang 54 positif COVID-19, ia sampai diusir dari kos-kosannya. Belum kecurigaan tetanga-tetangga. Jadi media harus mencerahkan juga jangan menjadi viral yang imbasnya sangat berdampak terhadap keluarga dan masyarakat sekitar," terangnya.
Dua hasil negatif ini sekaligus mengkonfirmasi kebingungan data yang terjadi pada swab pertama yang menyebut 54 pegawai RRI positif. "Hasil swab ke tiga ini kami harapkan bisa menjadi konfirmasi bahwa pegawai RRI Surabaya memang negatif COVID-19, seperti hasil swab ke dua," tegas Sumarlina.
Selain itu, dia juga berharap, hasil swab ke tiga ini bisa mengkonfirmasi berita-berita mengagetkan sebelumnya, yang menyebut 54 pegawai RRI Surabaya positif COVID-19. Karena dampak pemberitaan pada pegawai RRI sangatlah besar.
Dalam kesempatan ini, Sumarlina mengajak semua pihak untuk mempunyai empaty dan suport. Sebab stigma yang muncul ditengah masyarakat terkait COVID-19 masih tinggi. Ia menceritakan, bagaimana imbas pemberitaan tentang COVID-19 banyak orang terdampak.
"Karyawan RRI hasil swab satu dan kedua negatif, tapi karena pemberitaan yang masih tentang 54 positif COVID-19, ia sampai diusir dari kos-kosannya. Belum kecurigaan tetanga-tetangga. Jadi media harus mencerahkan juga jangan menjadi viral yang imbasnya sangat berdampak terhadap keluarga dan masyarakat sekitar," terangnya.
Lihat Juga :