Siola Jadi Tempat Diskusi UKM Kreatif

Minggu, 05 April 2015 - 10:08 WIB
Siola Jadi Tempat Diskusi...
Siola Jadi Tempat Diskusi UKM Kreatif
A A A
SURABAYA - Pelaku industri kreatif di Surabaya hampir mencapai angka 2.000. Mayoritas masih dalam skala Usaha Kecil Menengah (UKM). Untuk itu, Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini akan menjadikan Siola sebagai tempat diskusi UKM kreatif.

Tidak semua bisnis yang digeluti UKM berjalan mulus sehingga harus berhenti di tengah jalan. Umumnya kendala yang ditemui adalah kurangnya strategi pemasaran sehingga membuat hasil produksi tak laku saat dilempar ke pasaran. Untuk melancarkan pemasaran produk milik pelaku industri kreatif tersebut, sejumlah anak muda kreatif menggelar kegiatan tatarupa yang didukung oleh pemkotSurabaya.

Selain itu hadir pula dua pembicara dari Vaith Design yakni Bing Fei dan Asosiasi Desainer Grafis Indonesia Surabaya Chapter (ADGI SUB). Wali Kota Surabaya Tri Risma Harini dalam sambutannya menyebutkan bahwa di dunia ini yang akan langgeng adalah perubahan karena itu memang harus turut mengikuti perkembangan zaman.

“Saya pun terus melihat perkembangan apa saja yang disukai anak muda asal positif tentu kita dukung, salah satunya seperti ini. Apalagi kegiatan ini membantu kemajuan UKM kita,” katanya. Risma juga menyebut, ke depan ia juga ingin mengubah Siola menjadi lokasi street up atau tempat berkumpulnya anak muda untuk saling bertukar ide kreatif. “Asalkan kita kreatif, Insya Allah tidak akan kelaparan, karena itu UKM selalu kita dukung apalagi hasilnya memang positif. Makanya, semoga ke depan Siola itu dapat dikembangkan supaya menjadi tempat berkumpulnya anak muda kreatif,” tandas Risma.

Menurut CEO kreatif.com Mayumi Haryoto, penyebab tak berhasilnya pelaku UKM dalam memasarkan produknya yakni terkait branding yang kemudian berpengaruh pada packing atau kemasan sebuah produk. “Sangat ironi sekali, suatu ketika saya menemukan kopi asli Indonesia dijual ke Jepang kemudian di sana di olah lagi dan dilempar lagi ke pasar Indonesia setelah kemasan dan brandingtentunya. Alhasil laku di pasaran dengan harga tinggi pula, padahal aslinya ya kopi itu dari Indonesia juga,” kata Mayumi saat dijumpai dalam acara talkshowTatarupa.

Kegiatan yang berlangsung di Spazio lantai 7 tersebut mendatangkan 10 UKM terpilih yang sebelumnya telah diseleksi oleh Pemkot Surabaya. Salah satu UKM yang beruntung adalah Monika Harijati. Perempuan paruh baya ini selama ini dikenal sebagai pembuat bakery namun pasarannya hanya seputaran kawasan rumahnya saja. Setelah bergabung dengan tatarupa dan mendapat binaan mengenai packing hingga cara mem-branding maka produknya bisa dipasarkan lebih luas, bahkan bisa dijual dengan harga lebih tinggi.

“Saya misal jual roti dengan harga Rp1.000 di masyarakat, tapi sama anak-anak mahasiswa ini justru dibeli dengan harga Rp2.000. Selain itu, kami juga di bina bagaimana membuat kemasan yang menarik sehingga sampai sekarang produk saya ini pemasarannya sudah cukup luas,” papar Monika.

Mamik wijayanti
(ars)
Berita Terkait
DPW PKS Jawa Timur Siap...
DPW PKS Jawa Timur Siap Sinergi dan Kolaborasi Bangun Jawa Timur
Inflasi Jawa Timur September...
Inflasi Jawa Timur September Tertinggi di Pulau Jawa
China Mendominasi Impor...
China Mendominasi Impor Jawa Timur
BPH Migas bersama Anggota...
BPH Migas bersama Anggota Komisi VII DPR RI Gelar Sosialisasi
Hari Pertama PPKM, 792...
Hari Pertama PPKM, 792 Warga Jatim Positif COVID-19
Gubernur Khofifah dan...
Gubernur Khofifah dan Dubes Finlandia Jajaki Potensi Kerjasama Pendidikan dan Teknologi
Berita Terkini
GBK Diprediksi Dipadati...
GBK Diprediksi Dipadati Puluhan Ribu Pengunjung Akhir Pekan Ini, Dishub Siapkan Rekayasa Lalin
3 menit yang lalu
Soal Aturan Baru Kemenkes,...
Soal Aturan Baru Kemenkes, Bupati Bondowoso Komitmen Lindungi Petani Tembakau
13 menit yang lalu
Mengukur Kunci Sukses...
Mengukur Kunci Sukses Daerah, RGSS Resmi Hadir
19 menit yang lalu
Lampung Kukuhkan Diri...
Lampung Kukuhkan Diri sebagai Sentra Semangka Nasional
31 menit yang lalu
PPP Banten Gelar Mukerwil...
PPP Banten Gelar Mukerwil V, Fokus Konsolidasi Hadapi Verifikasi Pemilu 2029
1 jam yang lalu
Integrasi Pendidikan,...
Integrasi Pendidikan, Visitasi Rektorat UIN Jakarta Berjalan Lancar dan Tak Ganggu KBM
1 jam yang lalu
Infografis
4 Alasan Selat Hormuz...
4 Alasan Selat Hormuz Jadi Medan Perang Mematikan Antara Iran dan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved