TNI Terlibat Narkoba Dipecat

Rabu, 01 April 2015 - 09:57 WIB
TNI Terlibat Narkoba...
TNI Terlibat Narkoba Dipecat
A A A
SURABAYA - Panglima Daerah Militer (Pangdam) V/Brawijaya Mayor Jenderal TNI Eko Wiratmoko akan memecat prajurit yang terlibat penggunaan narkotika dan obat-obatan berbahaya (narkoba).

”Kalau ada prajurit terlibat narkoba, apalagi termasuk dalam jaringan pengedar, maka tidak ada hukuman lain, kecuali dipecat dari kesatuan,” ujarnya di Makodam V/Brawijaya di Surabaya, kemarin. Pada tahun ini, pihaknya mengaku belum menerima laporan terkait ada prajurit yang terlibat narkoba, baik sebagai pengguna maupun pengedar.

Jenderal bintang dua itu berharap tidak ada prajuritnya ikut terlibat narkoba dalam bentuk apa pun demi menjaga kepercayaan masyarakat. Selain itu, kata dia, TNI AD akan berupaya ikut mengungkap kejahatan narkoba dengan menangkap pelaku yang diketahui terlibat. ”Kami sudah melakukannya di Bangkalan dan Sampang, Madura. Prajurit ikut membekuk pelaku peredaran narkoba, kemudian menyerahkannya ke polisi untuk diproses lebih lanjut,” katanya.

Terkait digelarnya tes urine, Pangdam V/Brawijaya berharap semua jajarannya melaksanakan, meskipun tanpa pemberitahuan terlebih dahulu. Seperti yang sudah dilakukan di Markas Korem 084/Bhaskara Jaya bekerja sama dengan Badan Narkotika Nasional (BNN) Kabupaten Sidoarjo, Senin (30/3) lalu. Tes urine tersebut diikuti 100 anggota terdiri atas perwira, bintara, dan tamtama Korem 084/BJ sebagai bentuk pengecekan sejauh mana pengaruh perkembangan peredaran narkoba yang semakin marak di luar terhadap anggota.

Dalam pelaksanaan tes urine di Sidoarjo itu diharapkan dapat terdeteksi keterlibatan anggota pada penyalahgunaan narkoba, sekaligus mencegah anggota tidak sampai kecanduan. ”Kami imbau yang lain juga menggelar tes urine serupa. Jangan takut dites kalau memang tidak memakai. Ini juga sebagai bentuk upaya pencegahan efektif agar anggota tidak berani mencoba-coba dan terlibat dalam penyalahgunaan narkoba,” ucap Pangdam.

Dalam kasus lain, Kodam V/Brawijaya berhasil mengungkap kasus pupuk palsu maupun oplosan bersubsidi. Upaya ini akan terus dilakukan seiring program pemerintahan Presiden Joko Widodo mewujudkan Indonesia swasembada pangan. Berdasarkan data yang diperoleh, selama triwulan I/- 2015, Kodam V mengamankan 38.005,38 ton pupuk palsu maupun oplosan . Ada urea, ZA, phonska, petroganik, KCL, dan NK. Dari barang bukti itu, ada pupuk palsu dan oplosan .

Selain itu, 700 liter asam phosphat. Semua pengungkapan oleh jajaran Kodam V itu sudah dilimpahkan ke kepolisian. ”Ini mendukung program ketahanan pangan. Sudah mulai berkurang orang yang mau manfaatkan pupuk subsidi,” kata Mayjend TNI Eko Wiratmoko. Meski kodim maupun korem di jajarannya banyak mengungkap penyimpangan pupuk, Eko mengakui, masih ada orang yang tidak kapok.

”Anggota kami di lapangan selalu siap tangkap. Pupuk itu untuk petani, untuk tingkatkan ketahanan pangan, swasembada pangan,” kata jenderal bintang dua ini. Peredaran dan penyalahgunaan narkoba, kata dia, juga menjadi fokus perhatian pihaknya. Ini juga amanat presiden.

”Meski pengungkapan, penangkapan narkoba bukan tugas kami, tapi ini program presiden. Anggota di Sampang, Pamekasan, juga mengungkap dan semua sudah dilimpahkan ke kepolisian,” katanya.

Soeprayitno
(ars)
Berita Terkait
DPW PKS Jawa Timur Siap...
DPW PKS Jawa Timur Siap Sinergi dan Kolaborasi Bangun Jawa Timur
Inflasi Jawa Timur September...
Inflasi Jawa Timur September Tertinggi di Pulau Jawa
China Mendominasi Impor...
China Mendominasi Impor Jawa Timur
BPH Migas bersama Anggota...
BPH Migas bersama Anggota Komisi VII DPR RI Gelar Sosialisasi
Hari Pertama PPKM, 792...
Hari Pertama PPKM, 792 Warga Jatim Positif COVID-19
Gubernur Khofifah dan...
Gubernur Khofifah dan Dubes Finlandia Jajaki Potensi Kerjasama Pendidikan dan Teknologi
Berita Terkini
Dukung KNMP, SPHC Dorong...
Dukung KNMP, SPHC Dorong Penguatan Kapasitas Nelayan di Kabupaten Pati
3 jam yang lalu
Restoran Steak di Menteng...
Restoran Steak di Menteng Kebakaran, 6 Mobil Damkar Dikerahkan
5 jam yang lalu
Jakarta Ecotourism Festival...
Jakarta Ecotourism Festival 2026, Siswa SMKN 8 Jakarta Diajak Belajar Kelola Sampah
5 jam yang lalu
Unusa Gandeng Gapoktan...
Unusa Gandeng Gapoktan Tingkatkan Keselamatan dan Kesehatan Kerja Petani Tuban
6 jam yang lalu
Bupati Lombok Barat...
Bupati Lombok Barat Terjaring OTT KPK, 7 Orang Langsung Diboyong ke Jakarta
7 jam yang lalu
Polisi Tembak Pelaku...
Polisi Tembak Pelaku Curanmor yang Melawan, Sahroni: Sudah Tepat dan Terukur!
8 jam yang lalu
Infografis
Kapuspen TNI Tegaskan...
Kapuspen TNI Tegaskan Tak Ada Personel Datangi Polda Metro Jaya
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved