Mandi di Blue Lagoon, Bocah SD Tewas

Senin, 30 Maret 2015 - 09:21 WIB
Mandi di Blue Lagoon,...
Mandi di Blue Lagoon, Bocah SD Tewas
A A A
SLEMAN - Diduga terpeleset bebatuan yang licin, Arya Setya Sarjono, 11, warga Dusun Randusari, Argomulyo, Cangkringan, Sleman tenggelam di pemandian Blue Lagoon yang merupakan aliran kali di Dusun Dalem, Widodomartani, Ngemplak, kemarin.

Nyawa bocah yang masih duduk di bangku kelas V sekolah dasar (SD) ini tidak dapat diselamatkan karena aliran sungai sedang deras. Kejadian itu terjadi sekitar pukul 10.30 WIB bersama enam temannya memanfaatkan liburan akhir pekan dengan datang ke lokasi untuk mandi. Meski saat itu kondisi tempat pemandian yang merupakan aliran kali tengah banjir karena semalaman hujan, mereka pun nekat bermain air tanpa ada pengawasan.

Tiba-tiba korban terjatuh dan tenggelam. Sontak kejadian itu membuat teman-teman korban ketakutan dan berteriak-teriak. Warga sekitar kemudian langsung mencoba melakukan penyelamatan terhadap Arya. Hanya saja, usaha tersebut tidak ber hasil dan baru dapat menemukan tubuh Arya pada pukul 11.45 WIB. Arya kemudian dibawa ke rumah sakit Mitra Paramedika, Kemasan, Widodomartani, Ngemplak yang terletak sekitar 500 meter arah selatan dari lokasi kejadian guna mendapatkan tindakan medis.

Sayangnya, nyawa korban tidak dapat diselamatkan. Warga Dalem, Widodomartani, Ngemplak Sri Rahayu mengatakan, sebelum kejadian sebenarnya pengelola sudah mem peringatkan kepada pengunjung Blue Lagoon agar hati- hati saat bermain di tempat tersebut. Selain itu, untuk menghindari hal yang tidak diinginkan, pengelola juga sudah menyediakan peralatan untuk penyelamatan. Seperti ban maupun pelampung.

“Jadi untuk keselamatan pengunjung sebenarnya pengelola sudah sesuai dengan prosedur operasional standar (POS). Namun karena musibah tetap tidak bisa dihindari,” ujar istri Kepala Dusun Dalem, Widodomartani ini, kemarin.

Kapolsek Ngemplak Kompol Tri Adi Hari saat dihubungi wartawan menyampaikan, dari keterangan warga sudah diingatkan untuk jangan mandi karena banjir, namun mereka tidak mengindahkan. Adanya kejadian itu, untuk sementara pemandian itu ditutup dan sudah dikoordinasikan dengan pihak pengelola. "Kalaupun akhirnya dibuka, akan ada penjagaan," paparnya.

Priyo setyawan/ muji barnugroho
(bhr)
Berita Terkait
Barista AHA! Cafe Juara...
Barista AHA! Cafe Juara Satu Turnamen Barista di Yogyakarta!
SIG Jamin Kekokohan...
SIG Jamin Kekokohan Konstruksi Tol Jogja-Solo
AHA Cafe Next Hotel...
AHA Cafe Next Hotel Yogyakarta Sukses Gelar Latte Art Competition
LBH Yogya Terima 51...
LBH Yogya Terima 51 Aduan Orang Hilang Usai Aksi Tolak Omnibus Law
Antusiasme Mahasiswa...
Antusiasme Mahasiswa di Yogya Ikuti Bimbingan Remaja Usia Nikah dari Kemenag
Kemenkes Tunggak 80%...
Kemenkes Tunggak 80% Pembayaran Penanganan COVID-19 ke RSUD Yogya
Berita Terkini
Usai Jadi Tersangka,...
Usai Jadi Tersangka, Rumah Dinas Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Sepi Tanpa Aktivitas
3 jam yang lalu
Pekan Dekranasda Tangsel...
Pekan Dekranasda Tangsel 2026, Momentum Perkenalkan Produk Lokal UMKM
4 jam yang lalu
Komitmen Berkelanjutan,...
Komitmen Berkelanjutan, Tracon Industri Kolaborasi Tanam 500 Mangrove di Karawang
6 jam yang lalu
2 Pencuri Kabel Rp143...
2 Pencuri Kabel Rp143 Juta di Cikarang Selatan Ditangkap saat Beraksi
8 jam yang lalu
Jangan Lewatkan Bebas...
Jangan Lewatkan Bebas Denda Pajak Kendaraan, Gerai Samsat Hadir di PRJ
8 jam yang lalu
MUI Kecam Keras 27 Pelaku...
MUI Kecam Keras 27 Pelaku Rudapaksa Remaja di Madura: Hukuman Berat Harus Diberlakukan
8 jam yang lalu
Infografis
Joao Pinheiro, Wasit...
Joao Pinheiro, Wasit Kontroversial di Laga Argentina vs Swiss
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved