Dana Talangan Tunggu Jaminan Lapindo

Kamis, 26 Maret 2015 - 13:11 WIB
Dana Talangan Tunggu...
Dana Talangan Tunggu Jaminan Lapindo
A A A
SIDOARJO - Dana talangan untuk ganti rugi korban lumpur dipastikan dibayarkan tahun ini. Hanya pemerintah masih menunggu penyerahan jaminan dari PT Minarak Lapindo Jaya.

Saat ini data warga korban lumpur sudah diserahkan ke Kementerian Pekerjaan Umum (PU). Sebelumnya data aset korban lumpur masih diverifikasi BPKP. Selain data aset korban lumpur, juga terdapat data aset milik yayasan, pemerintah desa, aset milik Jasa Marga, dan aset perusahaan. ”Kalau yang pasti dibayar adalah aset warga korban lumpur Rp781,7 miliar,” ujar Ketua Pansus Lumpur DPRD Sidoarjo H Mahmud seusai konsultasi keKementerian PU, kemarin.

Pemerintah juga sudah membentuk tim percepatan penanganan korban lumpur. Tim diketuai Menkeu dengan anggota Mensos, Men-PU, Jaksa Agung, Menkuham, BPN, dan tim teknis. ”Jadi tim langsung memproses segala sesuatu yang diperlukan untuk pembayaran,” kata Mahmud.

Sementara mekanisme pembayaran diupayakan melalui Transfer ke rekening bersama. Hal ini dilakukan agar bisa bersama-sama saling mengontrol. Meski demikian, sampai saat ini belum diputuskan pelaksana pembayaran. Apakah PT Minarak Lapindo Jaya (M-LJ) atau langsung oleh Kemenkeu. Dana talangan ganti rugi itu, lanjut Mahmud, bisa dicairkan apabila ada jaminan dari PT Lapindo Brantas.

”Kalau sudah ada perjanjian antara pemerintah dan Lapindo, dana talangan bisa dicairkan,” kata politikus asal PAN itu. Terpisah, Koordinator Gabungan Pengusaha Korban Lumpur Lapindo (GPKLL) Ritonga mengatakan, sudah menyerahkan berkas perusahaan yang ganti ruginya belum dibayar. Karena itu, dia mendesak pemerintah bisa memasukkan pembayaran ganti rugi perusahaan ke dalam dana talangan.

Abdul rouf
(bhr)
Berita Terkait
DPW PKS Jawa Timur Siap...
DPW PKS Jawa Timur Siap Sinergi dan Kolaborasi Bangun Jawa Timur
Inflasi Jawa Timur September...
Inflasi Jawa Timur September Tertinggi di Pulau Jawa
China Mendominasi Impor...
China Mendominasi Impor Jawa Timur
Hari Pertama PPKM, 792...
Hari Pertama PPKM, 792 Warga Jatim Positif COVID-19
Gubernur Khofifah dan...
Gubernur Khofifah dan Dubes Finlandia Jajaki Potensi Kerjasama Pendidikan dan Teknologi
BPH Migas bersama Anggota...
BPH Migas bersama Anggota Komisi VII DPR RI Gelar Sosialisasi
Berita Terkini
Blok M Jadi Lokasi Awal...
Blok M Jadi Lokasi Awal Penerapan Kawasan Rendah Emisi Jakarta
14 menit yang lalu
Anggota DPD RI Desak...
Anggota DPD RI Desak Pemkab Bima Atasi Krisis Air Bersih di Desa Bajo
20 menit yang lalu
Bea Cukai Soetta Gagalkan...
Bea Cukai Soetta Gagalkan Masuknya Uang Asing Senilai Rp6,3 Miliar Tanpa Izin
1 jam yang lalu
Padi Reborn hingga Mahalini...
Padi Reborn hingga Mahalini Bakal Hibur Warga pada Puncak HUT Jakarta
1 jam yang lalu
Gubernur Kaltim Resmikan...
Gubernur Kaltim Resmikan Pusat Layanan Jantung Modern di RSKD Balikpapan
2 jam yang lalu
Legislator PKB Minta...
Legislator PKB Minta Taufik Hidayat Dihukum Kebiri
2 jam yang lalu
Infografis
Menko Airlangga: Anggaran...
Menko Airlangga: Anggaran Makan Siang Gratis Diambil dari Dana BOS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved