Gunakan APBD DKI 2014, Program KBB Terancam Terganggu

Selasa, 24 Maret 2015 - 07:33 WIB
Gunakan APBD DKI 2014,...
Gunakan APBD DKI 2014, Program KBB Terancam Terganggu
A A A
JAKARTA - Penggunaan APBD DKI 2014 berdampak pada sejumlah program pembangunan di Jakarta alami penundaan. Karena, Pemprov DKI Jakarta menggunakan APBD 2014 sebesar Rp72,09 triliun, dimana angka itu lebih kecil dari APBD DKI 2015 Rp73,9 triliun.

Tidak hanya sejumlah Suku Dinas yang harus menunda program pembangunan jangka menengahnya. Program lainnya seperti Kanal Banjir Barat (KBB) juga mengalami gangguan itu.

"Yah pasti terganggu, program yang kami susun, beberapa di antaranya harus dikesampingkan," kata Ketua Koordinator KBB Jakarta Wagiman Silalahi saat dihubungi SINDO, Senin 23 Maret 2015.

Mantan Kasudin Tata Air Jakarta Utara ini mengaku, untuk detail beberapa programnya itu, dirinya belum mengetahui secara pasti apa yang harus di kesampingkan. Karena pihaknya masih menyusun kembali beberapa program yang akan dirancangnya dahulu.

Meski demikian, kata dia, tidak semua programnya akan tertunda. Diakuinya beberapa program dengan kerja sama dari Kementerian dan Prioritas Dinas masih bisa diselamatkan. Seperti penanganan banjir Grogol, Trisakti. Boulevard, Kelapa Gading, dan sepanjang Kali Krukut.

"Tiga program itu jadi prioritas utama tahun ini, jadi tidak mungkin diganggu. Kan kami juga dapat bantuan dana dari Kementerian juga," ungkapnya.

Selain itu, kata dia, demi meningkatkan pelayanan kepada masyarakat, mengenai pembangunan KBB, pihaknya akan menggandeng pihak swasta untuk mendapat dana dalam bentuk CSR untuk melanjutkan program itu.

"Artinya kami upayakan segala cara agar program ini tetap berjalan," ujarnya.

Sebelumnya, DPRD DKI Jakarta telah mengetuk palu dan mengirim hasil rapar APBD DKI 2015. Pada hasil itu, anggota Dewan mempersilakan Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) menggunakan APBD DKI 2014.
(mhd)
Berita Terkait
APBD DKI Jakarta 2024...
APBD DKI Jakarta 2024 Diperkirakan Rp81,58 Triliun
Dibahas di Puncak, APBD...
Dibahas di Puncak, APBD Perubahan DKI Akan Disahkan 13 November 2020
DPRD-Pemprov Bahas APBD...
DPRD-Pemprov Bahas APBD Perubahan 2020 dan RAPBD DKI 2021 secara Pararel di Puncak
Target Pajak 2021 Senilai...
Target Pajak 2021 Senilai Rp41,5 Triliun Dinilai DPRD DKI Membebani Masyarakat
DPRD Sepakati APBD DKI...
DPRD Sepakati APBD DKI Jakarta 2022 Sebesar Rp82,47 Triliun
PKB: APBD DKI Diprioritaskan...
PKB: APBD DKI Diprioritaskan untuk Pembangunan Masyarakat
Berita Terkini
JakFair 2026 Kembali...
JakFair 2026 Kembali Digelar, Puluhan Band Disiapkan Ramaikan Pengunjung
1 jam yang lalu
Manfaat MBG Perlu Diperluas,...
Manfaat MBG Perlu Diperluas, Partai Perindo Dukung Penguatan BGN di Sulut
1 jam yang lalu
PSN Papua Tetap Perhatikan...
PSN Papua Tetap Perhatikan Kelestarian Lingkungan dan Serap Ribuan Tenaga Kerja OAP
2 jam yang lalu
Saiful Mujani Penuhi...
Saiful Mujani Penuhi Panggilan Polda Metro Jaya terkait Kasus Dugaan Penghasutan
5 jam yang lalu
2 WNA Ditemukan Tewas...
2 WNA Ditemukan Tewas di Apartemen Jakbar
6 jam yang lalu
Sinergi Pemprov DKI...
Sinergi Pemprov DKI dan BI, Inflasi Jakarta Melandai pada Mei
8 jam yang lalu
Infografis
Keringanan PBB-P2 DKI...
Keringanan PBB-P2 DKI Jakarta 2026 Berlaku Bertahap
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved