Tiga Ribu PPRC TNI Menuju Poso

Sabtu, 21 Maret 2015 - 10:23 WIB
Tiga Ribu PPRC TNI Menuju...
Tiga Ribu PPRC TNI Menuju Poso
A A A
MALANG - Ancaman gerakan radikal bersenjata di sejumlah wilayah NKRI masih tinggi. Salah satu daerah yang paling berpotensi menjadi medan latihan kelompok-kelompok radikal bersenjata ini adalah Poso.

Mengantisipasi kondisi itu, 3.000 personel dari Pasukan Pemukul Reaksi Cepat (PPRC) TNI menggelar latihan gabungan pasukan elite dari matra darat, laut, dan udara. Latihan tersebut digelar dalam bentuk Tactical Floor Game(TFG) dengan sandi Operasi Anoa Laut 2015. Seluruh kekuatan dari pasukan elite TNI dikerahkan dalam kegiatan ini.

Para prajurit akan melakukan simulasi pertempuran nyata di darat, laut, dan udara. Panglima TNI Jenderal Moeldoko memimpin langsung persiapan gelar TFG itu di Markas Divisi Infanteri II Komando Strategis TNI AD (Kostrad) Singosari. “Ada 3.000 personel gabungan pasukan elite TNI yang terlibat dalam kegiatan ini.

Mereka akan bermain di daerah yang relatif seperti kondisi sesungguhnya dalam pertempuran,” tuturnya. Wilayah Poso menjadi pilihan utama dalam gelar latihan ini. Menurutnya, hal ini karena daerah itu masih menjadi daerah operasi pasukan Polri. Daerah itu berindikasi potensial menjadi medan latihan perang bagi kelompok-kelompok radikal bersenjata yang bisa membahayakan kedaulatan NKRI.

Pasukan yang diterjunkan merupakan pasukan dari satuan- satuan elite TNI wajib selalu siaga dalam menghadapi berbagai medan pertempuran. Termasuk menghadapi pertempuran di medan gerilya. Moeldoko dengan tegas mengingatkan pasukan TNI yang terlibat dalam kegiatan ini agar waspada dan menjaga disiplin dalam latihan. Dengan begitu, dapat menekan sekecil mungkin kecelakaan dalam setiap kegiatan.

Kewaspadaan perlu dilakukan untuk mengantisipasi munculnya kelompok-kelompok radikal bersenjata yang selama ini diduga terlatih melakukan perang gerilya di hutan dan gunung-gunung di Poso. “Dalam medan pertempuran, jangan pernah ragu. Apabila ada musuh, harus segera disikat,” ucapnya.

Secara tegas jenderal bintang empat penyandang gelar akademis sebagai doktor ini menyatakan, tidak menginginkan secuil pun wilayah NKRI dijadikan tempat latihan kelompok- kelompok radikal yang mengancam kedaulatan negara. Saat ini pihaknya juga telah berkoordinasi dengan Polri terkait latihan ini.

Mengingat sebelum digelar latihan bersama PPRC, pasukan Polri telah lebih dahulu selama dua bulan menggelar operasi di wilayah Poso. “Saya ingin melatih para prajurit TNI sehingga bisa lebih detail memahami medan pertempuran,” ucapnya.

Yuswantoro
(bbg)
Berita Terkait
DPW PKS Jawa Timur Siap...
DPW PKS Jawa Timur Siap Sinergi dan Kolaborasi Bangun Jawa Timur
Inflasi Jawa Timur September...
Inflasi Jawa Timur September Tertinggi di Pulau Jawa
China Mendominasi Impor...
China Mendominasi Impor Jawa Timur
BPH Migas bersama Anggota...
BPH Migas bersama Anggota Komisi VII DPR RI Gelar Sosialisasi
Hari Pertama PPKM, 792...
Hari Pertama PPKM, 792 Warga Jatim Positif COVID-19
Gubernur Khofifah dan...
Gubernur Khofifah dan Dubes Finlandia Jajaki Potensi Kerjasama Pendidikan dan Teknologi
Berita Terkini
MNC Vision Network-MNC...
MNC Vision Network-MNC Peduli Salurkan Bantuan Seragam dan Sembako di Panti Asuhan Anak Ceria Indonesia Depok
4 jam yang lalu
Resmi Dibuka, DAIKIN...
Resmi Dibuka, DAIKIN Proshop Alvamega Hadirkan Solusi Tata Udara Premium di Serpong
4 jam yang lalu
300 Siswa-Warga Dapatkan...
300 Siswa-Warga Dapatkan Pemeriksaan Mata dan Kacamata Gratis
4 jam yang lalu
Bongkar Gudang Penyimpanan...
Bongkar Gudang Penyimpanan Kosmetik Impor Ilegal di Tangerang, BPOM Ungkap Modus Operandi dan Peredaran
5 jam yang lalu
Stop Polemik, Prof Dede:...
Stop Polemik, Prof Dede: Pengelolaan Yayasan Diserahkan ke Pemerintah melalui UIN Jakarta
7 jam yang lalu
Hari Lingkungan Hidup...
Hari Lingkungan Hidup Sedunia, UMJ Tanam 3.650 Bibit Pohon di Ciputat
8 jam yang lalu
Infografis
Rentetan Kasus Korupsi...
Rentetan Kasus Korupsi di Jateng: Tiga Bupati Terjaring KPK pada Awal 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved