Mahasiswa Dunia Bertemu di Ubaya

Minggu, 15 Maret 2015 - 10:26 WIB
Mahasiswa Dunia Bertemu...
Mahasiswa Dunia Bertemu di Ubaya
A A A
MOJOKERTO - Apa jadinya jika mahasiswa lintas kampus dan lintas negara bertemu? Tentu seru. Mereka yang muda serius menyusun proposal, kemudian akan diaplikasikan di kampung halaman.

Ini terlihat dari berlangsungnya ASEAN Youth Energy Institute (YEI)2015. Acara yang dimulai kemarin hingga 17 Maret 2015 di Universitas Surabaya Training Center (UTC), Trawas, Mojokerto, ini melibat perwakilan mahasiswa beberapa kampus negeri dan swasta di Tanah Air. Selain itu, perwakilan mahasiswa dari Filipina serta Vietnam.

”Ada dua hal berkaitan dengan kegiatan ini sehubungan dengan energi terbarukan. Untuk antisipasi kelangkaan energi fosil yang menimbulkan dampak lingkungan. Ada batubara, gas alam, dan minyak bumi. Keberadaannya terbatas dan akan habis. Kalau habis akan jadi masalah besar lokal, regional, nasional, dan internasional,” tutur Kepala Pusat Studi Energi Terbarukan Ubaya Elieser Tarigan ditemui pada hari pertama ASEAN YEI, kemarin.

Minyak bumi paling cepat habis 20 tahun lagi, gas alam 20 tahun, dan batubara 30 tahun. Meski cukup hingga puluhan tahun mendatang, energi tidak terbarukan itu membawa dampak lingkungan, yakni pemanasan global. Hal kini mendesak adalah penghematan sumber energi sudah ada dan mencari sumber energi baru yang bersih.

”Karena itu, mahasiswa lintas kampus di Indonesia dan lintas negara akan mencari, menetapkan, dan membuat proposal, yang selanjutnya mengaplikasikan di negaranya. Pemerintah Amerika Serikat digandeng untuk program ini,” kata Elieser. Selama camping di UTC, mahasiswa mengampanyekan lingkungan dan potensi sumber energi baru.

Ada geotermal, angin, tenaga surya, mikro hidro, energi pertemuan arus laut, dan lainnya. Mungkin tak berdampak langsung saat ini, tapi untuk ke generasi berikutnya agar keberadaan sumber energi baru menarik perlu dikaitkan dengan ekonomi bisnis. ”Dari besarnya potensi geotermal, kita selama ini hanya dapat gempa, ledakan gunung.

Wilayah kerja pertambangan (WKP) di Indonesia sendiri belum dieksplorasi karena terkait perizinan lintas kementerian,” kata pria asli Tanah Karo ini. Selama ASEAN YEI, peserta juga membuat prototipe pembangkit listrik tenaga angin dan tenaga surya. William Alex Ginardy Lie, Project Manager ASEAN YEI menyebut, mahasiswa asing ada dari Filipina dan Thailand.

”Dari universitas di Indonesia ada dari Bandung, Surabaya, Makassar, Yogyakarta. Yang kami nilai adalah aksi mereka dalam sebarkan informasi dan sebarkan potensi energi baru dan mengaplikasikannya di lingkungan,” kata William. Konsul Jenderal Amerika Serikat di Surabaya Joaquin Monserrte menyatakan,

program ini untuk melancarkan komunikasi dengan pemuda di Asia Tenggara untuk kepentingan lingkungan, energi, ekonomi, dan isu maritim. ”Kami hanya mau fasilitasi dialog antarmereka agar bisa bahas prioritas di negara mereka. Mahasiswa ini tak hanya sebagai tokoh masa depan di negaranya, tapi negara lain di Asia Tenggara. Myanmar, Thailand, Laos, Vietnam, dan lainnya,” ucapnya.

Soeprayitno
(bhr)
Berita Terkait
DPW PKS Jawa Timur Siap...
DPW PKS Jawa Timur Siap Sinergi dan Kolaborasi Bangun Jawa Timur
Inflasi Jawa Timur September...
Inflasi Jawa Timur September Tertinggi di Pulau Jawa
China Mendominasi Impor...
China Mendominasi Impor Jawa Timur
BPH Migas bersama Anggota...
BPH Migas bersama Anggota Komisi VII DPR RI Gelar Sosialisasi
Hari Pertama PPKM, 792...
Hari Pertama PPKM, 792 Warga Jatim Positif COVID-19
Gubernur Khofifah dan...
Gubernur Khofifah dan Dubes Finlandia Jajaki Potensi Kerjasama Pendidikan dan Teknologi
Berita Terkini
Bripka Dedy Wiratama...
Bripka Dedy Wiratama yang Bekingi Kampung Narkoba Samarinda Dipecat
30 menit yang lalu
GBK Diprediksi Dipadati...
GBK Diprediksi Dipadati Puluhan Ribu Pengunjung Akhir Pekan Ini, Dishub Siapkan Rekayasa Lalin
44 menit yang lalu
Soal Aturan Baru Kemenkes,...
Soal Aturan Baru Kemenkes, Bupati Bondowoso Komitmen Lindungi Petani Tembakau
53 menit yang lalu
Mengukur Kunci Sukses...
Mengukur Kunci Sukses Daerah, RGSS Resmi Hadir
59 menit yang lalu
Lampung Kukuhkan Diri...
Lampung Kukuhkan Diri sebagai Sentra Semangka Nasional
1 jam yang lalu
PPP Banten Gelar Mukerwil...
PPP Banten Gelar Mukerwil V, Fokus Konsolidasi Hadapi Verifikasi Pemilu 2029
2 jam yang lalu
Infografis
Skuad Timnas Inggris...
Skuad Timnas Inggris di Piala Dunia 2026, Tak Ada Pemain Liverpool
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved