Harga Gabah di Bojonegoro Turun g

Senin, 09 Maret 2015 - 10:49 WIB
Harga Gabah di Bojonegoro...
Harga Gabah di Bojonegoro Turun g
A A A
BOJONEGORO - Harga gabah di Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur, sejak sepekan lalu turun menjadi berkisar Rp3.600- Rp3.700 per kilogram gabah kering panen (GKP), yang semula sempat mencapai Rp4.200 per kilogram KGP, kata beberapa petani setempat.

Seorang petani di Desa Sidodadi, Kecamatan Balen, Bojonegoro, Hartono mengatakan, turun harga gabah di wilayahnya dipengaruhi belum ada pembelian gabah dan beras yang dilakukan Bulog Subdivre III Bojonegoro. Selain itu, lanjut dia, musim hujan juga mempengaruhi harga jual gabah karena kadar air gabah yang dihasilkan meningkat.

”Turunnya harga gabah juga berlaku tidak hanya di Kecamatan Balen, tapi juga tanaman padi di Kecamatan Sukosewu dan Kapas,” katanya dibenarkan petani lainnya asal Desa Sidobandung, Kecamatan Balen, Basyari.

Menurut dia, harga gabah berkisar Rp3.600-Rp3.700 per kilogram GKP itu tergolong masih rendah, karena seharusnya harga normal gabah dengan kondisi seperti sekarang Rp4.200 per kilogram GKP. Ia mengatakan, dengan harga tersebut, keuntungan yang diperoleh petani akan cenderung turun.

Petani diuntungkan dengan meningkatnya produksi yang disebabkan pengaruh kemarau panjang. ”Pengaruh kemarau panjang yang lalu bisa meningkatkan produksi tanaman padi,” ujarnya. Ia memperkirakan tanaman padinya seluas 1 hektare yang biasa menghasilkan sekitar 7 ton GKP, kini bisa meningkat menjadi 8 ton GKP. ”Tanaman padi saya 1 hektare panen sepekan lagi,” ucapnya.

Seorang pedaang asal Tuban, Mashuri menjelaskan, harga gabah berkisar Rp3.600- Rp3.700 per kilogram GKP berlaku merata di sebagian wilayah Bojonegoro, dan Tuban, yang tanaman padinya sudah panen. ”Pembeli gabah kebanyakan asal Tuban, selain lokal,” tuturnya.

Kepala Dinas Pertanian Bojonegoro Akhmad Djupari menjelaskan, tanaman padi di daerahnya tertanam sekitar 72 ribu hektare, baik berpengairan teknik, tadah hujan, bahkan lahan kawasan hutan. ”Kami optimistis pada panen raya tanaman padi sekitar sebulan lagi, petani akan memperoleh harga gabah yang memadai,” ujar dia.

Muhammad roqib/ant
(ftr)
Berita Terkait
DPW PKS Jawa Timur Siap...
DPW PKS Jawa Timur Siap Sinergi dan Kolaborasi Bangun Jawa Timur
Inflasi Jawa Timur September...
Inflasi Jawa Timur September Tertinggi di Pulau Jawa
China Mendominasi Impor...
China Mendominasi Impor Jawa Timur
BPH Migas bersama Anggota...
BPH Migas bersama Anggota Komisi VII DPR RI Gelar Sosialisasi
Hari Pertama PPKM, 792...
Hari Pertama PPKM, 792 Warga Jatim Positif COVID-19
Gubernur Khofifah dan...
Gubernur Khofifah dan Dubes Finlandia Jajaki Potensi Kerjasama Pendidikan dan Teknologi
Berita Terkini
Nahdliyin Muda Batang:...
Nahdliyin Muda Batang: Siapa pun Ketum PBNU Harus Bisa Memperkuat Posisi NU
3 jam yang lalu
5 Fakta Bom Perang Dunia...
5 Fakta Bom Perang Dunia II Meledak di Biak Numfor, Nomor 3 Memilukan
3 jam yang lalu
Kemenpar Apresiasi BPJPH...
Kemenpar Apresiasi BPJPH atas Kolaborasi Sertifikasi Halal 31.548 UMK Desa Wisata
4 jam yang lalu
4 Kombes Pol Digeser...
4 Kombes Pol Digeser Kapolri ke Dirreskrimum Polda pada Mutasi 7 Mei 2026
6 jam yang lalu
Tol Trans Jawa Ramai...
Tol Trans Jawa Ramai saat Libur Waisak, Ribuan Kendaraan Padati Gerbang Tol Utama
13 jam yang lalu
Dari Penyidik KPK hingga...
Dari Penyidik KPK hingga Dirreskrimum Polda NTT, Jejak Karier Kombes Sigit Haryono
14 jam yang lalu
Infografis
Daftar Skuad Timnas...
Daftar Skuad Timnas Mesir di Piala Dunia 2026, Mohamed Salah Ujung Tombak
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved