Lagi, Puluhan Burung Dilindungi Gagal Diselundupkan

Selasa, 03 Maret 2015 - 12:24 WIB
Lagi, Puluhan Burung...
Lagi, Puluhan Burung Dilindungi Gagal Diselundupkan
A A A
SURABAY - Petuags Polres Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya kembali menggagalkan penyelundupan satwa dilindungi dari sebuah kapal KM Gunung Dempo jurusan Jakarta- Papua yang bersandar di pelabuhan setempat.

“Kami menerima informasi adanya dugaan penyelundupan satwa di atas kapal yang sedang ‘transit’. Kami turunkan personel menggeledah dan menemukannya,” ujar Kapolres Pelabuhan Tanjung Perak AKBP Arnapi kemarin. Penemuan satwa yang mayoritas burung dilindungi itu ditemukan di sebuah ruangan, antara lain 36 ekor burung kakak tua jambul kuning, lima ekor burung kakak tua raja hitam (2 dalam keadaan mati) dan seekor burung nuri (juga mati).

“Semua burung ini ditemukan di kamar ruang mesin kapal dalam dalam keadaan tak bersangkar,” kata perwira menengah tersebut. Saat ini pihaknya masih menyelidiki pemilik satwa-satwa itu dan memeriksa sejumlah saksi, di antaranya anak buah kapal dan beberapa saksi lainnya. “Belum ada yang berstatus sebagai tersangka karena masih dilakukan proses penyelidikan dan pemeriksaan terhadap saksi-saksi,” tukasnya.

Diperkirakan, kata dia, jika satwa-satwa tersebut gagal diungkap dan diselundupkan maka kerugian negara mencapai miliaran rupiah. Sebelumnya, pada Jumat (27/2), pihaknya juga telah mengungkap dugaan penyelundupan satwa berbagai jenis dilindungi yang diangkut menggunakan kapal sama, yakni KM Gunung Dempo jurusan Papua ke Jakarta, yang transit di Surabaya.

Saat itu, hampir 200 ekor satwa ditemukan, antara lain 100 ekor tupai terbang, 11 ekor burung cendrawasih, 4 ekor kakak tua hitam, 4 ekor bayan hitam dan hijau, 5 ekor burung nuri kepala hitam, 30 ekor ular, serta 25 ekor biawak. “Untuk penangkapan kali ini hasil penggeledahan ulang kapal sama yang kembali transit di Pelabuhan Tanjung Perak.

Kami menggeledah setelah ada informasi masih adanya burung dilindungi yang diselundupkan,” ucap Kasubbag Humas Polres Pelabuhan Tanjung Perak AKP Lily Djafar. Untuk mengantisipasi hal serupa, polisi akan semakin ketat mengawasi upaya penyelundupan maupun peredaran satwa dilindungi dan meminta kepada pihak terkait turut aktif serta tidak ragu melaporkan ke petugas.

Seluruh satwa ini, lanjut dia, akan diserahkan ke Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Jawa Timur untuk ditindaklanjuti perawatannya. Menurut dia, sesuai aturan berlaku, pelaku yang terbukti menyelundupkan satwa dilindungi diancam hukuman berat karena melanggar Pasal 21 ayat (2) huruf a dan d jo pasal 40 ayat (2) UU RI Nomor 5 tahun 1990 tentang konservasi sumber daya alam hayati dan ekosistemnya jo pasal 42 ayat (2) Peraturan Pemerintah RI Nomor 8 tahun 1999 tentang pemanfaatan jenis tumbuhan dan satwa liar.

Lutfi yuhandi
(bbg)
Berita Terkait
DPW PKS Jawa Timur Siap...
DPW PKS Jawa Timur Siap Sinergi dan Kolaborasi Bangun Jawa Timur
Inflasi Jawa Timur September...
Inflasi Jawa Timur September Tertinggi di Pulau Jawa
China Mendominasi Impor...
China Mendominasi Impor Jawa Timur
BPH Migas bersama Anggota...
BPH Migas bersama Anggota Komisi VII DPR RI Gelar Sosialisasi
Hari Pertama PPKM, 792...
Hari Pertama PPKM, 792 Warga Jatim Positif COVID-19
Gubernur Khofifah dan...
Gubernur Khofifah dan Dubes Finlandia Jajaki Potensi Kerjasama Pendidikan dan Teknologi
Berita Terkini
Melejit Bersama Holding...
Melejit Bersama Holding Ultra Mikro, Warung Sembako di Semarang Ini Sukses Dongkrak Ekonomi Keluarga
1 jam yang lalu
Tertibkan Parkir Liar...
Tertibkan Parkir Liar di Jakarta, Dishub-Satpol PP Kerahkan 600 Personel Gabungan
1 jam yang lalu
Bantu Orang Tua Siswa,...
Bantu Orang Tua Siswa, Pemkot Tangsel Gratiskan Seragam Batik dan Olahraga
1 jam yang lalu
Viral Paspor Ditemukan...
Viral Paspor Ditemukan Berserakan di Jalan, Imigrasi Gelar Investigasi
1 jam yang lalu
BMKG: Peringatan Dini...
BMKG: Peringatan Dini Tsunami Akibat Gempa M7,7 di Filipina Berakhir
2 jam yang lalu
Tsunami Tercatat di...
Tsunami Tercatat di 9 Wilayah Indonesia Pascagempa M7,7 di Filipina
3 jam yang lalu
Infografis
5 Fakta OTT Wamenaker...
5 Fakta OTT Wamenaker Immanuel Ebenezer, KPK Sita Uang dan Puluhan Kendaraan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved