Pasien Meninggal, DPR Minta SOP & Akreditasi dari RS Siloam

Jum'at, 20 Februari 2015 - 22:36 WIB
Pasien Meninggal, DPR...
Pasien Meninggal, DPR Minta SOP & Akreditasi dari RS Siloam
A A A
TANGERANG - DPR meminta Standar Operasional Prosedur (SOP), dan hard copy akreditasi pada tindakan pihak RS Siloam Karawaci terhadap dua pasiennya yang meninggal dunia. Hal itu guna mempelajari kasus tersebut.

"Kami sudah mengecek langsung ke kamar operasi tempat pasien ditindak. Kami juga sudah melihat SOP, dan kami juga telah meminta hard copy SOP dan akreditasi, akan kami pelajari," kata Anggota Komisi IX DPR Irma Suryani saat mendatangi RS Siloam Karawaci, Tangerang, Jumat (20/2/2015).

Irma yang juga koordinator investigasi kasus ini menuturkan, pihaknya masih menunggu investigasi yang dilakukan Kementerian Kesehatan (Kemenkes). Apakah kasus ini benar adalah kesalahan Kalbe Farma sebagai produsen obat, ataukah kesalahan penanganan yang dilakukan dokter RS itu.

"Kami tidak mau mendahului untuk mengatakan salah siapa, kami tidak ingin mendahuli hasil investigasi. Tapi dari hasil pendalaman yang kami lakukan pihak rumah sakit sudah menempuh prosedur yang benar," ucapnya.

Bahkan, kata Irma, pihak RS Siloam sudah memiliki proses pengawasan yang lebih selektif dalam pengawasan obat-obatannya.

"Mereka punya kontrol sendiri yang lebih baik, seperti melakukan packaging tambahan dengan melabel kembali obat yang dikirim dari produsen, jadi kami rasa ini cukup baik prosedurnya," tuturnya.

Hingga saat ini, kata Irma, pihaknya masih berprasangka baik atas peristiwa ini agar membuat ketenangan di masyarakat. "Kami masih berprasangka baik. Jangan sampai rakyat takut berobat. Mudah-mudahan memang tidak ada malapraktik dan kesengajaan," tegasnya.

Untuk diketahui, dua pasien di RS Siloam Karawaci meninggal yang diduga setelah diberikan suntikan buvanest spinal dalam tindakan medisnya.
(mhd)
Berita Terkait
Kasus Bocah Meninggal...
Kasus Bocah Meninggal Dunia di RS Kartika Husada Berakhir Damai
Kronologi Jari Bayi...
Kronologi Jari Bayi Putus Digunting Perawat di RS Palembang
Setahun Menanti, Bayi...
Setahun Menanti, Bayi 13 Bulan Diduga Korban Malapraktik Tak Kunjung Dapat Keadilan
Astaga! Jari Kelingking...
Astaga! Jari Kelingking Bayi 7 Bulan Dipotong Perawat hingga Putus
Jari Bayi Dipotong Perawat,...
Jari Bayi Dipotong Perawat, DPRD Panggil RS Muhammadiyah Palembang
Jari Bayi Putus Dipotong...
Jari Bayi Putus Dipotong Gunting, Perawat D Diperiksa Polisi
Berita Terkini
Kemenhut Bongkar Jalur...
Kemenhut Bongkar Jalur Distribusi Tambang Ilegal di NTB, 8 Orang Ditangkap
56 menit yang lalu
Perkuat Layanan Kesehatan,...
Perkuat Layanan Kesehatan, Pemkot Tangsel Tingkatkan Kapasitas 1.389 Kader Posyandu
2 jam yang lalu
7 Pengeroyok Prajurit...
7 Pengeroyok Prajurit TNI Kodam Cenderawasih hingga Tewas Ditetapkan sebagai Tersangka
5 jam yang lalu
Peradi Profesional-Unisba...
Peradi Profesional-Unisba Perkuat Pendidikan Hukum dan Pengembangan Profesi Advokat
5 jam yang lalu
Perkuat Ekonomi Maluku...
Perkuat Ekonomi Maluku Utara, APHI Dorong Penerapan Multiusaha Kehutanan
5 jam yang lalu
Apresiasi Polda Sumut...
Apresiasi Polda Sumut Ungkap Ribuan Kasus Narkoba, Sahroni: Kejar Bandarnya, Selamatkan Masyarakat!
6 jam yang lalu
Infografis
Daftar Juara Liga Indonesia...
Daftar Juara Liga Indonesia dari Masa ke Masa: Persib Ukir Sejarah
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved