Bagus Sayat Urat Nadi di Depan Hakim

Selasa, 17 Februari 2015 - 11:30 WIB
Bagus Sayat Urat Nadi...
Bagus Sayat Urat Nadi di Depan Hakim
A A A
JEMBER - Ruang sidang I Pengadilan Negeri Jember mendadak gempar, kemarin. Bagus Widiatmoko, 45, warga Desa/Kecamatan Masaran Sragen, Jawa Tengah, yang diadili karena peredaran sabu-sabu mencoba bunuh diri.

Beruntung kejadian itu dipergoki petugas jaga dan hakim sehingga nyawanya berhasil diselamatkan setelah dirawat di IGD RSD dr Soebandi, Jember. Tidak ada yang aneh dalam sidang pembacaan vonis di ruang sidang I PN Jember. Tiga orang hakim yang diketuai Suhartoyo dan hakim anggota, Wahyu Widuri dan Muslih Harsono, tiba di ruang sidang sekitar pukul 13.00 WIB. Ketiganya menatap dengan tenang seorang terdakwa yang duduk di depan meja hijau.

Dia adalah Bagus Widiatmoko. Pria asal Sragen ini menjadi pesakitan karena kasus peredaran sabu-sabu. Sesaat kemudian, Ketua Majelis Hakim Suhartoyo membacakan amar putusan. Sebenarnya tidak ada yang salah dalam pembacaan amar putusan. Bagus dan pengunjung lain masih tenang. Ketika palu diketok dan Hakim Suhartoyo menyatakan bersalah kepada Bagus menurut saksi mata terlihat lemas. denda Rp1 miliar, dan subsider dua bulan kurungan.

Setelah hukuman berat itu, tangan Bagus lantas garuk-garuk kepala. Sejurus kemudian, tangan kanan Bagus mengarah ke lengan kiri. Bukk , Bagus terjatuh ke depan. Tangan kirinya berlumur darah. Hakim Wahyu Widuri berinisiatif menolong. Dia memerintahkan petugas mengevakuasi ke RSD dr Soebandi, Jember. Petugas PN Jember, Benny menuturkan, Bagus rupanya menyiapkan alat penyayat sebelum sidang.

“Terdakwa membawa silet sejak memasuki ruang persidangan,” kata Benny. Aksi bunuh diri di depan hakim itu membuat petugas dan masyarakat yang menghadiri sidang gempar. Bagus pun menjalani perawatan di IGD RSD dr Soebandi. Sekitar pukul 15.30 WIB, Bagus sudah dikembalikan ke Lapas Kelas IIA Jember dengan kondisi membaik. Humas PN Jember Nur Iswandi mengatakan akan mengevaluasi standar keamanan dalam persidangan.

Hal ini mencegah kejadian seperti bunuh diri terulang. “Kami tidak menduga ini bakal terjadi,” kata Nur Iswandi kepada wartawan ke-marin.

P juliatmoko
(ars)
Berita Terkait
DPW PKS Jawa Timur Siap...
DPW PKS Jawa Timur Siap Sinergi dan Kolaborasi Bangun Jawa Timur
Inflasi Jawa Timur September...
Inflasi Jawa Timur September Tertinggi di Pulau Jawa
China Mendominasi Impor...
China Mendominasi Impor Jawa Timur
BPH Migas bersama Anggota...
BPH Migas bersama Anggota Komisi VII DPR RI Gelar Sosialisasi
Hari Pertama PPKM, 792...
Hari Pertama PPKM, 792 Warga Jatim Positif COVID-19
Gubernur Khofifah dan...
Gubernur Khofifah dan Dubes Finlandia Jajaki Potensi Kerjasama Pendidikan dan Teknologi
Berita Terkini
Prajurit TNI Kodam XVII...
Prajurit TNI Kodam XVII Cenderawasih Tewas Dikeroyok Sembilan Orang di Kabupaten Tangerang
14 menit yang lalu
Dukung Penguatan Ekonomi...
Dukung Penguatan Ekonomi Kerakyatan, Danantara Tinjau Pemberdayaan Nasabah PNM di Mojokerto
23 menit yang lalu
Korban Terakhir Ledakan...
Korban Terakhir Ledakan Gas di Rumah Mewah di Medan Ditemukan Meninggal, Operasi SAR Ditutup
3 jam yang lalu
Punya KTP DKI dan Beli...
Punya KTP DKI dan Beli Rumah Pertama? Ini Syarat Dapat Diskon BPHTB 50 Persen
4 jam yang lalu
Polda Metro Jaya Bakal...
Polda Metro Jaya Bakal Panggil Hotman Paris Usai Dilaporkan PWI
5 jam yang lalu
APDSI dan PPPK Aksi...
APDSI dan PPPK Aksi Damai, Tuntut Pemenuhan Hak serta Gaji ke-13
6 jam yang lalu
Infografis
20 Universitas Terbaik...
20 Universitas Terbaik di Indonesia Versi QS WUR 2027
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved