Embung Dibangun di Bukit Tertinggi Gunungkidul

Kamis, 12 Februari 2015 - 09:30 WIB
Embung Dibangun di Bukit...
Embung Dibangun di Bukit Tertinggi Gunungkidul
A A A
GUNUNGKIDUL - Sebuah embung buatan kembali dibangun Pemkab Gunungkidul bersama Pemda DIY.

Setelah embung buatan Nglangeran, kini sebuah embung buatan yang menawarkan pesona wisata pemandangan kembali dibangun di bukit tertinggi di Gunungkidul. Embung yang dibangun di DusunSriten, DesaPilangrejo, Nglipar ini merupakan embung yang menjadi bagian dari serangkaian rintisan embung buatan dengan menggunakan sistem geomembran yang telah dikembangkan di DesaNglanggeran.

Dengan menggunakan dana dari Pemda DIY senilai Rp2 miliar, tidak lama lagi embung yang berada di ketinggian 886 meter di atas permukaan laut (mdpl) ini akan diresmikan. ”Ini sudah 85%, sebentar lagi program akan selesai,” kata Asisten Bidang Perekonomian dan Pembangunan Pemkab Gunungkidul Supriyadi, kemarin.

Menurutnya, konsep pengembangan Sriten ini lebih tertata dibandingkan embung buatan di Nglanggeran. Semua perencanaan sudah mengedepankan konsep agrowisata. “Kalau di Nglanggeran, awalnya hanya untuk pengairan kebun buah, tapi kalau di sini lebih terkonsep,” ucapnya.

Menurutnya, di areal yang menjadi bukit tertinggi di Gunungkidul ini juga menyajikan pemandangan yang cukup indah. Wisatawan bisa melihat berbagai daerah lain seperti Wonosari, Klaten, hingga Rawa Jombor, serta Waduk Wonogiri. “Di sini kabut sering kali muncul dan kami seakan di atas awan. Mudah-mudahan Maret sudah bisa kami resmikan,” beber mantan Kepala Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura ini.

Dijelaskannya, sebagai penyangga utama, di sekitar embung juga ditanam aneka tanaman perkebunan seperti buah manggis dan kelengkeng. Pihaknya sengaja memilih manggis lantaran kondisi tanah sangat cocok juga untuk ikon andalan Sriten. “Kalau durian kan Patuk, nah, sekarang di Sriten manggis,” ucapnya.

Sekretaris Daerah (Sekda) Gunungkidul Budi Martono mengatakan, pembangunan embung Sriten ini dimulai pada 2014 lalu. Selain embung Sriten, satu lagi embung juga dibangun, yaitu di Gunungpanggung, Desa Tambakromo, Ponjong. “Tahun ini kami akan dapat lagi dua embung, namun kami masih survei untuk penentuan lokasinya,” ucapnya.

Suharjono
(ftr)
Berita Terkait
Barista AHA! Cafe Juara...
Barista AHA! Cafe Juara Satu Turnamen Barista di Yogyakarta!
SIG Jamin Kekokohan...
SIG Jamin Kekokohan Konstruksi Tol Jogja-Solo
AHA Cafe Next Hotel...
AHA Cafe Next Hotel Yogyakarta Sukses Gelar Latte Art Competition
LBH Yogya Terima 51...
LBH Yogya Terima 51 Aduan Orang Hilang Usai Aksi Tolak Omnibus Law
Antusiasme Mahasiswa...
Antusiasme Mahasiswa di Yogya Ikuti Bimbingan Remaja Usia Nikah dari Kemenag
Telan Investasi Rp14...
Telan Investasi Rp14 Triliun, Tol Yogya-Bawen Satukan Kawasan Joglosemar di 2023
Berita Terkini
MUI Jatim Haramkan Penyalahgunaan...
MUI Jatim Haramkan Penyalahgunaan Vape, Berikut Penjelasannya
48 menit yang lalu
Roy Suryo Dilaporkan...
Roy Suryo Dilaporkan ke Polres Jaksel Terkait Pencemaran Nama Baik
56 menit yang lalu
Ledakan di Gudang Amunisi...
Ledakan di Gudang Amunisi TNI Madiun, Korban Dilarikan ke RSUD Caruban
1 jam yang lalu
Hari Bhayangkara ke-80,...
Hari Bhayangkara ke-80, Kapolri Bedah Rumah Buruh Cuci Gosok di Bogor
2 jam yang lalu
Dukung Kapolda Cup 2026,...
Dukung Kapolda Cup 2026, HGI Dorong Pertumbuhan Olahraga Asah Otak
3 jam yang lalu
Transfer Pengetahuan,...
Transfer Pengetahuan, AA Kadu Bagikan Tips Memilih Bibit Durian Berkualitas
3 jam yang lalu
Infografis
10 Negara dengan Harga...
10 Negara dengan Harga Bensin Termurah di Dunia, Libya Cuma Rp427 per Liter
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved