Foto Asusila Dua Siswi SMP Gegerkan Gunungkidul

Minggu, 01 Februari 2015 - 18:13 WIB
Foto Asusila Dua Siswi...
Foto Asusila Dua Siswi SMP Gegerkan Gunungkidul
A A A
GUNUNGKIDUL - Foto-foto asusila dua siswi salah satu SMP di Kota Wonosari membuat geger warga Gunungkidul karena sudah banyak beredar melalui media ponsel dan dunia maya.

Sebuah foto selfi salah satu siswa yang diduga berinisial S, di dalam kamar yang menunjukkan auratnya banyak dimiliki pengguna telepon seluler di Kota Wonosari.

Selain itu, sebuah pose asusila siswa yang diduga berinisial M menggunakan kamera ponsel dengan menggunakan tongsis juga beredar dalam waktu bersamaan.

Tanto (28) salah satu warga Desa Baleharjo mengungkapkan dua foto asusila tersebut didapatkannya dari telepon seluler milik temannya.

Dia pun sangat yakin dengan dua pemeran foto tersebut." Itu memang foto siswa SMP di Wonosari," ungkapnya kepada wartawan, Minggu (1/2/2015).

Meski demikian, dia tidak mengetahui siapa penyebar foto tersebut. Bahkan kini, hampir semua remaja dan anak muda, memiliki file foto gadis SMP tersebut.

Tanto menegaskan, kedua foto asusila tersebut mulai beredar di kalangan masyarakat sejak Jumat 30 Januari 2015 lalu. Foto tersebut menyebar melalui media handphone milik warga.

“Saya dapat kiriman foto itu dari teman-teman, katanya mereka juga baru mendapatkannya," timpalnya.

Menyebarnya foto pelajar asusila ini juga ditanggapi Manajer Divisi Pengorganisasian Masyarakat dan Advokasi LSM Rifka Annisa, M Thontowi.

Diakuinya, kasus foto asusila yang dilakukan oleh pelajar di Gunungkidul bukan hanya sekali ini saja. Namun kasus ini sudah berkali-kali terjadi.

"Gunungkidul menurut saya sudah darurat. Semua pihak harus bertanggung jawab terhadap kasus ini,” ungkapnya.

Menurutnya, kasus foto asusila dipengaruhi banyak faktor. Mulai dari pola pengasuhan keluarga yang keliru sehingga orangtua tidak peka terhadap pergaulan anak-anaknya, sikap acuh tak acuh masyarakat, hingga penyalahgunaan teknologi.

"Akibatnya, mereka terjerumus ke hal-hal negatif. Inilah yang harus dicarikan solusi bersama," paparnya.

Hal senada juga disampailkan Psikiater RSUD Wonosari Ida Rochmawaty. Menurutnya pelaku, dalam hal ini harus benar-benar mendapatkan pendampingan.

Jangan sampai justru langsung disalahkan dan membuat stigma negatif. "Karena bisa jadi dia adalah korban," kata Ida.

Untuk itu dia berharap peran orang tua benar benar menjadikan anak bisa bergaul namun tetap dalam pengawasan.

"Orang tua selain menjadi orang tua sendiri juga seyogyanya bisa menjadi teman bagi anak anaknya," lanjutnya.

Selain itu kata Ida, gerakan bersama baik dari pemerintah, pemuka agama, tokoh masyarakat, dan orang tua juga perlu dilakukan.
(sms)
Berita Terkait
Mahasiswa di Makassar...
Mahasiswa di Makassar Ancam Sebar Video Bugil Penghuni Indekos, Rekam Diam-Diam 9 Video dari 3 Wanita
Beredar 18 Foto Syur...
Beredar 18 Foto Syur Diduga Kepala Sekolah TK di Gunungkidul
Koleksi dan Sebar Foto...
Koleksi dan Sebar Foto Syur Pelajar, Mahasiswa Ditangkap
Pemuda Ini Sebar Video...
Pemuda Ini Sebar Video Bersetubuh dengan Mantan Pacar gara-gara Sakit Hati Diputus
Unggah Video Mesum Bareng...
Unggah Video Mesum Bareng Istri di Medsos, Pria di Mandailing Natal Diringkus Polisi
Video Panas dan Foto...
Video 'Panas' dan Foto Syur Oknum ASN Gemparkan Mimika
Berita Terkini
Kapal Basarnas Terbakar...
Kapal Basarnas Terbakar di Muara Baru, 14 Unit dan 70 Personel Damkar Dikerahkan
6 jam yang lalu
Refly Harun Dampingi...
Refly Harun Dampingi Korban Dugaan Pemerasan Bangun Paulus di PN Jakpus
7 jam yang lalu
BNPP Dorong Percepatan...
BNPP Dorong Percepatan PLBN Seimanggaris, Perkuat Gerbang Negara yang Terhubung ke Koridor Ekonomi BIMP-EAGA
8 jam yang lalu
Ruko di Pasar Ciputat...
Ruko di Pasar Ciputat Tangsel Terbakar, Api Masih Berkobar
8 jam yang lalu
Jadi Kawasan Wisata,...
Jadi Kawasan Wisata, Bali Kian Dilirik Perusahaan Asuransi
8 jam yang lalu
Riau Bhayangkara Run...
Riau Bhayangkara Run 2026 Ciptakan Efek Ekonomi Rp58,9 Miliar
8 jam yang lalu
Infografis
Mahkamah Konstitusi:...
Mahkamah Konstitusi: Foto Kampanye Tidak Boleh Dipoles Pakai AI
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved