Ngantor Setelah Sebulan Absen

Jum'at, 23 Januari 2015 - 11:29 WIB
Ngantor Setelah Sebulan...
Ngantor Setelah Sebulan Absen
A A A
PONOROGO - Setelah hampir satu bulan tak terlihat beraktivitas di kantornya maupun di ruang publik lainnya, Wakil Bupati (Wabup) Ponorogo Yuni Widyaningsih kemarin kembali menyambangi ruang kerjanya.

Ruang Kerja Wabup terletak di sayap selatan gedung Graha Krida Praja atau kantor Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Ponorogo. Kehadiran birokrat yang akrab disapa Mbak Ida ini mungkin adalah kali pertama setelah dirinya ditetapkan sebagai tersangka untuk kasus dugaan korupsi dana alokasi khusus (DAK) Dinas Pendidikan (Dindik) Ponorogo pada 23 Desember lalu.

Sejak itu, politikus muda ini seolah hilang dari peredaran. Rencananya, Jumat (23/1) hari ini, Wabup Yuni Widyaningsih akan diperiksa sebagai tersangka untuk kasus yang melibatkan dirinya tersebut. Selain di kantornya, Wabup Yuni Widyaningsih tampak masuk ke ruangan Pemberdayaan Perempuan dan Anak (KPPA) yang berlokasi sekitar 10 meter di bagian barat kantor wabup sekitar pukul 12.20 WIB.

Mengenakan busana berwarna biru dengan jilbab sewarna, ia terlihat menyapa para PNS yang sedang bertugas. Satu demi satu para pegawai yang seluruhnya perempuan disalaminya. Kepada KORAN SINDO JATIM , Wabup Yuni Widyaningsih menyatakan, saat ini kondisinya baik-baik saja dan sehat. Ia mendatangi ruangan KPPA karena merasa rindu dengan para staf yang bekerja di sekitar kantornya. “Aku kangen sama ibu-ibu ini lho ,” ucapnya ringan.

Tak lama, hanya sekitar 10 menit Wabup Yuni Widyaningsih berada di kantor tersebut. Selama 10 menit itu, dari luar ruangan terdengar beberapa kali derai tawa khas ibu-ibu arisan. Entah apa yang dirumpikan sang AE2 dengan para ibu tersebut. Yang jelas, ketika keluar dari pintu, raut wajah Wabup Ponorogo itu tampak ceria.

Meski hanya dengan riasan tipis, senyumnya tampak lepas tanpa beban. Namun mimik wajah ini sempat berubah menjadi masam saat KORAN SINDO JATIM mencoba mengonfirmasi kesiapannya menghadapi pemeriksaan dirinya sebagai tersangka kasus korupsi DAK. Ia bahkan meminta agar tidak ada pembahasan soal kasus tersebut saat ini. “Wis tho, ojo mbahas kuwi (Sudahlah, jangan membahas hal itu),” katanya.

Tak lama kemudian, Wabup Yuni Widyaningsih berjalan menuju mobil dinasnya Kijang Innova hitam AE 567 SP yang telah bersiap di lobi selatan gedung. Kepada para PNS di sekitarnya ia berpamitan untuk sebuah tugas di Desa Karangpatihan, Kecamatan Balong. Sebuah desa yang sempat mendapat label kampung idiot.

Hartoyo Akui Jadi Broker Proyek DAK

Terpisah, anggota Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) di Madiun, Hartoyo, yang turut ditetapkan tersangka dalam kasus dugaan korupsi proyek pengadaan alat peraga, mengakui dirinya sebagai broker atau perantara dalam proyek tersebut. Hartoyo tiba di Kantor Kejari Ponorogo dari Lapas Madiun sekitar pukul 10.40 WIB.

Dia datang dengan pengawalan ekstra pihak kepolisian setempat. Hartoyo diperiksa sampai sekitar pukul 15.40 WIB. Usai menjalani pemeriksaan sebagai tersangka, kemarin, Hartoyo menyatakan memang sempat mengenalkan dirinya dengan Yusuf Pribadi sebagai Plt Sekda Kabupaten Ponorogo saat itu.

“Waktu itu, 2011, saya datang untuk mengantar surat sanggah banding (untuk CV Global karena perusahaan tersebut kalah lelang). Karena tidak punya teman jaksa dan polisi disini, saya tidak mau bantu pekerjaan ini lebih lanjut,” ujar Hartoyo.

Menurut Hartoyo, perkenalannya dengan Yusuf Pribadi melalui kerabat Yusuf yang sama-sama aktif di Perbakin. Semula dia bermaksud mendekati Yusuf Pribadi yang menurutnya merupakan penguasa untuk sanggah banding sekaligus bertindak sebagai broker atau makelar proyek yang ada.

Namun, Hartoyo maupun penasihat hukumnya kompak membantah peran dirinya sebagai orang yang memperkenalkan Direktur CV Global Inc, Sasongko, yang telah jadi tersangka bersama Wabup Ponorogo, Yuni Widyaningsih, yang juga jadi tersangka. Hartoyo juga menyatakan tidak tahu kesepakatan antara Sasongko dan Wabup Yuni Widyadingsih. “Saya tidak kenal siapa wabup di sini (Ponorogo),” katanya.

Dili Eyato
(ftr)
Berita Terkait
DPW PKS Jawa Timur Siap...
DPW PKS Jawa Timur Siap Sinergi dan Kolaborasi Bangun Jawa Timur
Inflasi Jawa Timur September...
Inflasi Jawa Timur September Tertinggi di Pulau Jawa
China Mendominasi Impor...
China Mendominasi Impor Jawa Timur
BPH Migas bersama Anggota...
BPH Migas bersama Anggota Komisi VII DPR RI Gelar Sosialisasi
Hari Pertama PPKM, 792...
Hari Pertama PPKM, 792 Warga Jatim Positif COVID-19
Gubernur Khofifah dan...
Gubernur Khofifah dan Dubes Finlandia Jajaki Potensi Kerjasama Pendidikan dan Teknologi
Berita Terkini
Menekraf Dukung Festival...
Menekraf Dukung Festival Burger Dunia, Perkuat Ekosistem Kuliner Nasional
2 jam yang lalu
Gunung Lewotobi Laki-laki...
Gunung Lewotobi Laki-laki Erupsi Pagi Ini, Semburkan Abu Vulkanik Setinggi 1.500 Meter
3 jam yang lalu
El Nino Bawa Kemarau...
El Nino Bawa Kemarau Lebih Kering, Puncaknya Agustus-September 2026
4 jam yang lalu
Kaesang Ungkap Dewan...
Kaesang Ungkap Dewan Pembina PSI Mulai Turun ke Daerah Akhir Juni
5 jam yang lalu
MNC Vision Network-MNC...
MNC Vision Network-MNC Peduli Salurkan Bantuan Seragam dan Sembako di Panti Asuhan Anak Ceria Indonesia Depok
13 jam yang lalu
Resmi Dibuka, DAIKIN...
Resmi Dibuka, DAIKIN Proshop Alvamega Hadirkan Solusi Tata Udara Premium di Serpong
13 jam yang lalu
Infografis
Doa Malam Nisfu Syaban...
Doa Malam Nisfu Syaban Setelah Membaca Surat Yasin
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved