Sumur TBR C di Hutan KPH Padangan Direparasi
Sabtu, 17 Januari 2015 - 10:30 WIB
Sumur TBR C di Hutan KPH Padangan Direparasi
A
A
A
BOJONEGORO - Sumur Tiung Biru (TBR) C yang berada di wilayah hutan Resor Pemangkuan Hutan (RPH) Kalipan Kalisumber, Bagian Kesatuan Pemangkuan Hutan (BKPH) Tegaron, Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Padangan, saat ini dalam proses perawatan (reparasi).
Sumur minyak TBR C yang dikelola Pertamina Eksplorasi dan Produksi (EP) Asset 4 Field Cepu itu berada di lahan seluas tiga hektare. Perawatan sumur itu untuk memperlancar aliran minyak mentah dari perut yang disedot ke permukaan. Perbaikan dan pembersihan sumur itu dilakukan agar kandungan minyak yang disedot tidak bercampur dengan lumpur dan air.
Dengan begitu, produksi minyak mentahnya juga lebih banyak. “Iya, saat ini Sumur TBRC memang sedang direparasi,” ujar Legal and Relations Manager PT Pertamina EP Asset 4 Cepu Sigit Dwi Aryono. Sumur-sumur TBR direparasi karena memang sudah ada perencanaan sebelumnya dari perusahaan.
Setelah dilakukan perawatan diharapkan produksi minyak dapat mengalir lebih lancar dan meningkat. Perawatan sumur ini berlangsung selama 20 hari. “Jadi, pada prinsipnya proses reparasi ini dilakukan bukan semata-mata karena ada kendala di lapangan melainkan perawatan rutin agar keberadaan sumur tetap terjaga dengan baik,” katanya.
Sementara itu, pekerja lapangan TBR-C Rudianto mengatakan reparasi sumur tersebut baru dilakukan beberapa hari yang lalu yakni sekitar pekan awal di awal bulan ini. “Sebelumnya, kegiatan serupa juga berlangsung di TBR A yang tak lain berada di kawasan Perhutani KPH Padangan,” tandasnya.
Kini pengembangan lokasi Sumur TBRC masih dalam perencanaan. Nanti lahan seluas sekitar 23 hektare milik Perhutani KPH Padangan akan ditukar guling. Hanya, proses tersebut masih berjalan di tingkat direksi dan menunggu izin dari Kementerian Kehutanan dan Lingkungan Hidup.
Rencananya, perluasan lahan itu terletak di petak 56c, 56d, 56e, 58b, 58c, 59a, 63b seluas 7,73 hektare (ha). Selain itu, di petak 59a, 60c, 60f, 63a, 63b seluas 15,16 ha. Produksi minyak mentah Sumur TBR A dan Sumur TBR B yang berada di kawasan Desa Kalisumber, Kecamatan Tambakrejo, Kabupaten Bojonegoro itu mencapai 1.400 barel per hari.
Sebelumnya, produksi minyak mentah di dua sumur itu hanya 900 barel per hari. Pengangkutan minyak mentah dari lokasi Sumur TBR A dan Sumur TBR B ke tempat penampungan minyak di Menggung, Cepu memakai truk-truk tangki.
Setiap hari truk tangki pengangkut minyak mentah itu hilir mudik melalui jalan Tambakrejo, Purwosari, Padangan hingga ke Cepu, Blora, Jawa Tengah.
Muhammad Roqib
Sumur minyak TBR C yang dikelola Pertamina Eksplorasi dan Produksi (EP) Asset 4 Field Cepu itu berada di lahan seluas tiga hektare. Perawatan sumur itu untuk memperlancar aliran minyak mentah dari perut yang disedot ke permukaan. Perbaikan dan pembersihan sumur itu dilakukan agar kandungan minyak yang disedot tidak bercampur dengan lumpur dan air.
Dengan begitu, produksi minyak mentahnya juga lebih banyak. “Iya, saat ini Sumur TBRC memang sedang direparasi,” ujar Legal and Relations Manager PT Pertamina EP Asset 4 Cepu Sigit Dwi Aryono. Sumur-sumur TBR direparasi karena memang sudah ada perencanaan sebelumnya dari perusahaan.
Setelah dilakukan perawatan diharapkan produksi minyak dapat mengalir lebih lancar dan meningkat. Perawatan sumur ini berlangsung selama 20 hari. “Jadi, pada prinsipnya proses reparasi ini dilakukan bukan semata-mata karena ada kendala di lapangan melainkan perawatan rutin agar keberadaan sumur tetap terjaga dengan baik,” katanya.
Sementara itu, pekerja lapangan TBR-C Rudianto mengatakan reparasi sumur tersebut baru dilakukan beberapa hari yang lalu yakni sekitar pekan awal di awal bulan ini. “Sebelumnya, kegiatan serupa juga berlangsung di TBR A yang tak lain berada di kawasan Perhutani KPH Padangan,” tandasnya.
Kini pengembangan lokasi Sumur TBRC masih dalam perencanaan. Nanti lahan seluas sekitar 23 hektare milik Perhutani KPH Padangan akan ditukar guling. Hanya, proses tersebut masih berjalan di tingkat direksi dan menunggu izin dari Kementerian Kehutanan dan Lingkungan Hidup.
Rencananya, perluasan lahan itu terletak di petak 56c, 56d, 56e, 58b, 58c, 59a, 63b seluas 7,73 hektare (ha). Selain itu, di petak 59a, 60c, 60f, 63a, 63b seluas 15,16 ha. Produksi minyak mentah Sumur TBR A dan Sumur TBR B yang berada di kawasan Desa Kalisumber, Kecamatan Tambakrejo, Kabupaten Bojonegoro itu mencapai 1.400 barel per hari.
Sebelumnya, produksi minyak mentah di dua sumur itu hanya 900 barel per hari. Pengangkutan minyak mentah dari lokasi Sumur TBR A dan Sumur TBR B ke tempat penampungan minyak di Menggung, Cepu memakai truk-truk tangki.
Setiap hari truk tangki pengangkut minyak mentah itu hilir mudik melalui jalan Tambakrejo, Purwosari, Padangan hingga ke Cepu, Blora, Jawa Tengah.
Muhammad Roqib
(ftr)