Ini Kata Guru Besar IPB Soal Pohon Maut di Kebon Raya Bogor

Selasa, 13 Januari 2015 - 00:43 WIB
Ini Kata Guru Besar...
Ini Kata Guru Besar IPB Soal Pohon Maut di Kebon Raya Bogor
A A A
BOGOR - Tumbangnya pohon di Kebon Raya Bogor yang menewaskan lima pengunjung mendapat sorotan dari sejumlah kalangan akademisi Institut Pertanian Bogor (IPB).

Pasalnya, kondisi kesehatan tanaman dan tumbuhan pohon koleksi Pusat Konservasi Tumbuhan (PKT) Kebon Raya Bogor Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) harus segera melakukan pendeteksian sejak dini.

Berdasarkan evaluasi yang dilakukan Kebun Raya Bogor pohon jenis damar agatis yang tumbang tersebut keropos disebabkan oleh rayap.

Padahal jika dilihat secara kasat mata, kulit pohon tersebut tampak baik. Namun ternyata didalam batang sudah rapuh dan keropos.

Guru Besar Entomologi Hutan IPB, Prof. Dr. Dodi Nandika, MS mengatakan deteksi kondisi kesehatan pohon dapat dilakukan dengan cara evaluasi visual dan evaluasi dengan bantuan teknologi.

"Untuk evaluasi visual ya dilakukan secara kasat mata. Seorang pakar bisa melakukannya dengan hanya mengetuk batang pohon. Namun kadang banyak kasus terdapat penyakit didalamnya yang tidak terlihat oleh mata. Untuk itu harus dilakukan evaluasi bantuan teknologi untuk pendeteksi kondisi kesehatan pohon," kata Dodi Andika di Fakultas Kehutanan IPB, Dramaga, Kabupaten Bogor, Senin 12 Januari kemarin.

Namun, lanjut Dodi, tidak semua penyakit pohon ini bisa dilihat secara ‎kasat mata dan ini yang membahayakan kesehatan pohon dan lingkungan sekitar.

Untuk itu ada cara khusus untuk mendeteksi kesehatan pohon. Seperti yang dilakukan di IPB yang mengembangkan teknik pendekteksi kesehatan pohon yakni dengan alat sonic tomography.‎

"Alat ini bisa mendeteksi kesehatan pohon seperti rontgen pada manusia. Hasilnya berupa pencitraan atau foto. Jadi bisa diketahui keadaan didalam batang pohon tanpa merusak pohon tersebut," ujarnya.

‎Dodi mengaku alat tersebut hanya satu-satunya di Indonesia. "Ini alat berasal dari Jerman harganya sekitar Rp250 juta," tuturnya
(whb)
Berita Terkait
Tragis! Mobil Pemudik...
Tragis! Mobil Pemudik Hancur Tertimpa Pohon di Bengkulu, Warga Sumsel Tewas Seketika
Pohon Tumbang Menimpa...
Pohon Tumbang Menimpa Pikup di Sukabumi, 1 Bocah Tewas 2 Luka Ringan
Pohon Besar Tumbang...
Pohon Besar Tumbang Timpa Mobil Sedan, 1 Tewas 4 Lainnya Luka-luka
BPBD Maros Lakukan Pemangkasan...
BPBD Maros Lakukan Pemangkasan untuk Antisipasi Pohon Tumbang
Pohon Tumbang Timpa...
Pohon Tumbang Timpa Pete-pete di Tana Toraja, Seorang Penumpang Tewas
Pohon Tumbang Timpa...
Pohon Tumbang Timpa Sejumlah Mobil di RSUP Adam Malik Medan
Berita Terkini
Pramono Yakin CFD Rasuna...
Pramono Yakin CFD Rasuna Said Jadi Ikon Baru Jakarta, Dilirik Wisatawan Mancanegara
26 menit yang lalu
Gempa 5,3 Magnitudo...
Gempa 5,3 Magnitudo Guncang Maluku Barat Daya
30 menit yang lalu
Dokter Gigi Asal Vietnam...
Dokter Gigi Asal Vietnam Buka Praktik di Ciputat Pakai Izin Tinggal Kunjungan, Endingnya Dideportasi
1 jam yang lalu
Pramono Akan Resmikan...
Pramono Akan Resmikan CFD Rasuna Said saat HUT Jakarta, Mayoritas Warga Minta Dilanjutkan
2 jam yang lalu
Nunggak Bayar Sewa Indekos,...
Nunggak Bayar Sewa Indekos, Motor Teman Diembat
3 jam yang lalu
Peringati Hari Lingkungan...
Peringati Hari Lingkungan Hidup Sedunia, Sentul City Tanam 3.850 Pohon
11 jam yang lalu
Infografis
8 Peristiwa Besar di...
8 Peristiwa Besar di Indonesia Sepanjang Tahun 2025
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved