Barang Sisa juga Bisa Berasa Mewah

Senin, 12 Januari 2015 - 11:58 WIB
Barang Sisa juga Bisa...
Barang Sisa juga Bisa Berasa Mewah
A A A
MALANG - Kain perca barangkali hanya sekadar barang sisa. Kalaupun ada manfaatnya, biasanya hanya digunakan sebagai bahan kerajinan tangan.

Namun, di tangan siswa Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Negeri 3 Kota Malang kain perca bisa menjadi pakaian mewah. Dalam acara fashion show yang digelar di halaman SMKN 3 beberapa waktu lalu menjadi buktinya. Berbagai macam busana dari busana pesta hingga casual tampak anggun membalut tubuh para model sekaligus desainer pakaian.

Disaksikan ratusan temannya, para siswa kelas XII ini penuh percaya diri melenggaklenggok di atas catwalk bernuansa jalan raya lengkap dengan rambu lalu lintas. Siswa kelas 12 jurusan desain, SMK Negeri 3 Kota Malang, Kirana Yuri, mengaku ada kebanggaan tersendiri mampu membuat desain busana terbuat dari kain perca. Sebab dibutuhkan kesabaran dan ketelitian dalam menyusun potonganpotongan kain itu.

Dia mendesain busana dengan tema romantis. Dibutuhkan waktu sekitar dua pekan membuat busana tersebut. “Yang tersulit adalah saat membuat polanya serta memadukan potongan kain perca yang akan disusun menjadi busana,” ungkapnya.

Menurutnya, kain perca yang selama ini dibuang begitu saja, masih layak dan bisa dimanfaatkan menjadi busana cantik. “Barang bekas tidak harus dibuang menjadi sampah. Kalau kita kreatif dan telaten, pastinya kain-kain itu bisa dimanfaatkan,” ujarnya.

Peserta fashion show ini berjumlah sekitar 72 siswa terdiri dari dua kelas. Setiap kelas dibagi dalam lima kelompok dengan masingmasing kelompok beranggotakan antara 7-8 siswa. Tema utama dalam pembuatan busana berbahan kain perca ini adalah casual . Karena dari tema besar itu dibagi dalam enam subtema, antara lain sporty girl, midnigth, romantic, flover in blue, beauty fas , dan feminim art of beat.

Humas SMK Negeri 3 Kota Malang, Dian Pangastuti mengaku, fokus pengembangan desain busana ini lebih pada pemanfaatan bahan daur ulang. “Kegiatan ini rutin dilaksanakan setiap semester oleh siswa jurusan desain. Tahun lalu, kami menggelar kegiatan yang sama dengan bahan utama sampah,” ujarnya. Dia menuturkan, pemanfaatan sampah di lingkungan sekolah ini sangat penting.

Artinya, untuk membangun rasa mencintai lingkungan bagi seluruh warga sekolah. Selama ini sampah selalu dipandang negatif dan tidak berguna oleh masyarakat. Kenyataannya sampah bisa dimanfaatkan untuk berbagai busana indah dan anggun.

Yuswantoro
(ftr)
Berita Terkait
DPW PKS Jawa Timur Siap...
DPW PKS Jawa Timur Siap Sinergi dan Kolaborasi Bangun Jawa Timur
Inflasi Jawa Timur September...
Inflasi Jawa Timur September Tertinggi di Pulau Jawa
China Mendominasi Impor...
China Mendominasi Impor Jawa Timur
Hari Pertama PPKM, 792...
Hari Pertama PPKM, 792 Warga Jatim Positif COVID-19
Gubernur Khofifah dan...
Gubernur Khofifah dan Dubes Finlandia Jajaki Potensi Kerjasama Pendidikan dan Teknologi
BPH Migas bersama Anggota...
BPH Migas bersama Anggota Komisi VII DPR RI Gelar Sosialisasi
Berita Terkini
GBK Diprediksi Dipadati...
GBK Diprediksi Dipadati Puluhan Ribu Pengunjung Akhir Pekan Ini, Dishub Siapkan Rekayasa Lalin
6 menit yang lalu
Soal Aturan Baru Kemenkes,...
Soal Aturan Baru Kemenkes, Bupati Bondowoso Komitmen Lindungi Petani Tembakau
16 menit yang lalu
Mengukur Kunci Sukses...
Mengukur Kunci Sukses Daerah, RGSS Resmi Hadir
22 menit yang lalu
Lampung Kukuhkan Diri...
Lampung Kukuhkan Diri sebagai Sentra Semangka Nasional
34 menit yang lalu
PPP Banten Gelar Mukerwil...
PPP Banten Gelar Mukerwil V, Fokus Konsolidasi Hadapi Verifikasi Pemilu 2029
1 jam yang lalu
Integrasi Pendidikan,...
Integrasi Pendidikan, Visitasi Rektorat UIN Jakarta Berjalan Lancar dan Tak Ganggu KBM
1 jam yang lalu
Infografis
J-36 China Diklaim Bisa...
J-36 China Diklaim Bisa Pecundangi Pesawat Pengebom B-21 AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved