Pesta Tahun Baru Berganti Doa Bersama

Kamis, 01 Januari 2015 - 11:33 WIB
Pesta Tahun Baru Berganti...
Pesta Tahun Baru Berganti Doa Bersama
A A A
BATU - Ada suasana berbeda menjelang malam pergantian tahun di Kota Batu. Jika tahuntahun sebelumnya, kota wisata ini meriah dengan dentuman kembang api dan konser musik, kini relatif sepi.

Kabag Humas Kota Batu Sinal Abidin menjelaskan, akhir tahun ini Pemkot Batu memang tidak menggelar pesta menyambut Tahun Baru 2015. Alasan pertama, untuk menghormati keluarga korban pesawat AirAsia yang sedang berkabung. Alasan kedua, Pemkot Batu bersama masyarakat baru selesai menggelar pesta rakyat untuk merayakan Hari Ulang Tahun (HUT) Kota Batu ke-14.

Karena itu, pada malam pergantian tahun, Pemkot Batu memilih pasif. ”Pemkot Batu tahu diri, pada saat kam menggelar pesta kembang api, ternyata ada saudara kita yang sedang berkabung menunggu penemuan jenazah penumpang pesawat Air Asia. Akhirnya, kami memilih meniadakan kegiatan pesta menyambut tahun baru,” ungkap Sinyal.

Kalaupun ada kelompok masyarakat menggelar kegiatan merayakan malam tahun baru, Pemkot Batu mempersilakannya, tapi harus dalam batas kewajaran. Jangan sampai kegiatannya hingga mengganggu ketenteraman warga di lingkungannya.

”Biasanya, Pemkot Batu menggelar pesta kembang api dan live music untuk merayakan malam tahun baru. Tapi untuk kali ini semua kegiatan pesta ditiadakan. Wali Kota Batu bersama anggota Forum Komunikasi Daerah (Forkuminda) hanya mengunjungi pos-pos pengamanan malam tahun baru tersebar di beberapa titik,” ujarnya.

Walaupun tidak digelar pesta kembang api, sejak pukul 17.00 WIB, jamaah Majelis Dzi-kir Riyadlul Jannah se-Malang Raya sudah memadati Alun-Alun Kota Batu. Mereka akan menggelar doa bersama demi keselamatan bangsa dan negara. Subhan, pengurus Majelis Dzikir Riyadlul Jannah menyatakan, ada 40 ribu jamaah mengikuti malam doa bersama di halaman Masjid Agung An-Nur Kota Batu.

Menurut dia, pembacaan salawat Nabi Muhammad SAW dan doa bersama diikuti oleh semua lapisan masyarakat di Malang Raya. ”Kebetulan saat ini bertepatan dengan bulan Maulud. Agenda kami selama 40 hari akan berkeliling ke wilayah Malang Raya untuk membacakan salatwat Nabi Muhammad SAW, di Masjid Agung An-Nur Kota Batu ini termasuk putaran kedelapan,” kata Subhan.

Sebagai pembicara dalam kegiatan majelis Riyadlul Jannah malam kemarin, yakni Kiai H Yahya Mutamaqin dari Tegal-Jateng. ”Semoga doa kami d-ikabulkan oleh Allah SWT, sehingga penduduk negara Indonesia bisa hidup rukun, tenteram, aman, dan bahagia,” ujarnya.

Maman Adi Saputro
(ftr)
Berita Terkait
DPW PKS Jawa Timur Siap...
DPW PKS Jawa Timur Siap Sinergi dan Kolaborasi Bangun Jawa Timur
Inflasi Jawa Timur September...
Inflasi Jawa Timur September Tertinggi di Pulau Jawa
China Mendominasi Impor...
China Mendominasi Impor Jawa Timur
BPH Migas bersama Anggota...
BPH Migas bersama Anggota Komisi VII DPR RI Gelar Sosialisasi
Hari Pertama PPKM, 792...
Hari Pertama PPKM, 792 Warga Jatim Positif COVID-19
Gubernur Khofifah dan...
Gubernur Khofifah dan Dubes Finlandia Jajaki Potensi Kerjasama Pendidikan dan Teknologi
Berita Terkini
Libur Sekolah Lebih...
Libur Sekolah Lebih Pengaruhi Order Online daripada Komisi 8 Persen
8 jam yang lalu
UB Gandeng CNGR-Kementerian...
UB Gandeng CNGR-Kementerian ESDM, Perkuat Hilirisasi Industri dan Siapkan SDM Unggul
10 jam yang lalu
Polda Riau Bongkar Sawmill...
Polda Riau Bongkar Sawmill Illegal di Kampar, Sita Ratusan Batang Kayu Hasil Illegal Logging
10 jam yang lalu
Kepala BSKDN Kemendagri...
Kepala BSKDN Kemendagri Ajak Mahasiswa KKN Hadirkan Inovasi untuk Kemajuan Kepulauan Yapen
12 jam yang lalu
FKGI Dukung Arah Kebijakan...
FKGI Dukung Arah Kebijakan Kemenhut, Infrastruktur Diminta Lindungi Koridor Gajah
12 jam yang lalu
Pria Tewas di Kamar...
Pria Tewas di Kamar Hotel Mewah Kuningan Jaksel, Ada Luka Tembak
12 jam yang lalu
Infografis
Jadwal Terbaru TKA SMA/SMK/MA...
Jadwal Terbaru TKA SMA/SMK/MA Tahun 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved