Jalur KA Tawang - Pelabuhan Ditarget Selesai 2015

Rabu, 03 Desember 2014 - 05:35 WIB
Jalur KA Tawang - Pelabuhan...
Jalur KA Tawang - Pelabuhan Ditarget Selesai 2015
A A A
SEMARANG - Proses reaktivasi jalur rel kereta api antara Stasiun Tawang dan Pelabuhan Tanjung Emas, Semarang ditargetkan selesai pertengahan 2015.

Nantinya, jalur tersebut akan menjadi salah satu pilihan untuk mengangkut barang dari Tanjung Emas menuju berbagai daerah di Jawa Tengah dan sekitarnya.

Eksekutif Vice Presidennt (EVP) PT KAI Daop IV Semarang, Wawan Ariyanto, menyatakan, proses reaktivasi jalur yang sudah lama tak berfungsi terus dilakukan. Saat ini, proses tersebut sudah masuk dalam penyusunan Detail Engineering Desain (DED).

“Sekarang sudah tahap DED, jadi nanti tinggal bangun saja. Sebab, ini kan jalurnya sudah ada, tinggal mengaktifkan kembali,” kata Wawan saat ditemui di Pelabuhan Tanjung Emas Semarang, Selasa (2/12/2014).

Dengan pengaktifan kembali jalur rel kereta api antara Stasiun Tawang dan Pelabuhan sepanjang 2,9 km tersebut, diharapkan akan meningkatkan pengguna kereta barang di Daop IV Semarang. Targetnya, hingga 30%.

“Kita harapkan pertumbuhannya mencapai 30%. Karena nantinya jalur itu akan menjadi salah satu pilihan para pengusaha mengangkut container dari pelabuhan menuju berbagai daerah seperti menuju Surabaya dan Jakarta,” imbuhnya.

Disinggung mengenai kesiapan armada, Wawan mengklaim telah menyiapkan armada yang mencukupi untuk mengangkut barang dari Pelabuhan. “Ketersediaan armada kami sudah banyak, nanti sesuai kebutuhan kami akan siap,” pungkasnya.

Sementara itu, pengaktifan kembali jalur rel kereta api dari Stasiun Tawang ke Pelabuhan juga disambut baik oleh pihak PT Pelindo III Pelabuhan Tanjung Emas Semarang. Sebab dengan diaktifkannya kembali jalur yang dulu pernah ada itu, diyakini akan menambah pilihan masyarakat untuk memilih jalur transportasi.

“Dulu kan sudah terbukti, bahwa dengan adanya jalur KA ke pelabuhan telah meningkatkan konektifitas dan memberikan pilihan ke masyarakat. Namun sempat mati karena terkena rob. Ini mau dihidupkan kembali. Jelas kami sangat mendukung,” kata Direktur Utama PT Pelindo III
Djarwo Surjanto.
(lis)
Berita Terkait
3 Alasan Mengapa Kereta...
3 Alasan Mengapa Kereta Api Tidak Bisa Berhenti Mendadak Menurut KAI
Deretan Kecelakaan Kereta...
Deretan Kecelakaan Kereta Api Terburuk dalam Sejarah, Nomor 5 Paling Tragis
10 Kereta Api Tercepat...
10 Kereta Api Tercepat di Dunia, Nomor 1 Melaju 460 Km/Jam
Kereta Tabrak Bus di...
Kereta Tabrak Bus di Thailand, 8 Orang Tewas
Dampak Banjir, Seluruh...
Dampak Banjir, Seluruh Perjalanan KA Jarak Jauh dan Lokal Kembali Dibatalkan Hari ini
Pembebasan Lahan Rel...
Pembebasan Lahan Rel Kereta Api di Pangkep Ditarget Rampung 2 Bulan
Berita Terkini
Menekraf Dukung Festival...
Menekraf Dukung Festival Burger Dunia, Perkuat Ekosistem Kuliner Nasional
8 menit yang lalu
Gunung Lewotobi Laki-laki...
Gunung Lewotobi Laki-laki Erupsi Pagi Ini, Semburkan Abu Vulkanik Setinggi 1.500 Meter
1 jam yang lalu
El Nino Bawa Kemarau...
El Nino Bawa Kemarau Lebih Kering, Puncaknya Agustus-September 2026
1 jam yang lalu
Kaesang Ungkap Dewan...
Kaesang Ungkap Dewan Pembina PSI Mulai Turun ke Daerah Akhir Juni
2 jam yang lalu
MNC Vision Network-MNC...
MNC Vision Network-MNC Peduli Salurkan Bantuan Seragam dan Sembako di Panti Asuhan Anak Ceria Indonesia Depok
10 jam yang lalu
Resmi Dibuka, DAIKIN...
Resmi Dibuka, DAIKIN Proshop Alvamega Hadirkan Solusi Tata Udara Premium di Serpong
10 jam yang lalu
Infografis
Kisah Jalur KRL Jabodetabek,...
Kisah Jalur KRL Jabodetabek, Diawali Rute Tanjung Priok-Jatinegara Pada 1924
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved