Tumpukan Bahan Bangunan Warnai PMPS 2014

Sabtu, 29 November 2014 - 11:13 WIB
Tumpukan Bahan Bangunan...
Tumpukan Bahan Bangunan Warnai PMPS 2014
A A A
YOGYAKARTA - Pengunjung Pasar Malam Perayaan Sekaten atau PMPS 2014 yang dibuka kemarin sore, bakal kurang nyaman. Sebab pengunjung masih akan mendapatkan suguhan tumpukan material di kawasan alun-alun utara tempat penyelenggaraan PMPS.

Karena hingga saat ini proses revitalisasi belum tuntas. Proses perbaikan masih dilakukan untuk trotoar yang berada di sekeliling alun-alun utara dan bangunan pendapa. “Kami mengajak masyarakat mengikuti langsung proses yang terjadi dalam revitalisasi. Harapannya ada keterikatan sehingga revitalisasi yang dilakukan akan optimal,” kata Ketua Panitia PMPS 2014 Ir Aman Yuriadijaya, kemarin.

Khusus revitalisasi di dalam alun-alun utara, saat ini lokasi yang dijadikan tempat pasar malam sudah diubah, yakni dengan menempatkan pasir sebagai bagian teratas di lahan tersebut. Kemudian sudah dibuat sistem drainase yang memadai untuk menjaga kualitas dari lahan. Karena perbaikan itu, para penyewa dilarang membangun stan dengan membuat lubang atau fondasi semen.

Aman Yuriadijaya menambahkan, semua pihak harus bisa menyesuaikan diri dengan proses revitalisasi yang sedang berlangsung. Asisten Bidang Perekonomian dan Pembangunan Sekda Kota Yogyakarta itu mengutarakan, untuk penyelenggaraan pasar malam tahun ini aspek ketertiban menjadi hal paling ditonjolkan. Sementara aspek keindahan baru akan terlihat pada penyelenggaraan selanjutnya, yakni saat proses revitalisasi sudah selesai dilakukan.

Wakil Gubernur DIY Sri Paduka Paku Alam (PA) IX yang mewakili Gubernur DIY sekaligus Raja Keraton Yogyakarta Sri Sultan HB X mengatakan, penyelenggaraan sekaten merupakan bagian dari budaya yang tumbuh berkembang atas dasar Islam di Yogyakarta.

Sekaten memiliki relasi positif antara budaya dan religi dengan akar penyelenggara berupa tiga dimensi, yaitu kultural, religius, dan ekonomi. “Wujud tradisi budaya Jawa yang religius yang memiliki ciri religius tetap dilestarikan,” kata PA IX.

Maha Deva
(ftr)
Berita Terkait
Barista AHA! Cafe Juara...
Barista AHA! Cafe Juara Satu Turnamen Barista di Yogyakarta!
SIG Jamin Kekokohan...
SIG Jamin Kekokohan Konstruksi Tol Jogja-Solo
AHA Cafe Next Hotel...
AHA Cafe Next Hotel Yogyakarta Sukses Gelar Latte Art Competition
LBH Yogya Terima 51...
LBH Yogya Terima 51 Aduan Orang Hilang Usai Aksi Tolak Omnibus Law
Antusiasme Mahasiswa...
Antusiasme Mahasiswa di Yogya Ikuti Bimbingan Remaja Usia Nikah dari Kemenag
Kemenkes Tunggak 80%...
Kemenkes Tunggak 80% Pembayaran Penanganan COVID-19 ke RSUD Yogya
Berita Terkini
Stop Polemik, Prof Dede:...
Stop Polemik, Prof Dede: Pengelolaan Yayasan Diserahkan ke Pemerintah melalui UIN Jakarta
1 jam yang lalu
Hari Lingkungan Hidup...
Hari Lingkungan Hidup Sedunia, UMJ Tanam 3.650 Bibit Pohon di Ciputat
2 jam yang lalu
Diserahkan Polda Metro...
Diserahkan Polda Metro Jaya ke Kejati Banten, Richard Lee Segera Jalani Sidang
2 jam yang lalu
Pra SPMB 2026 Dibuka,...
Pra SPMB 2026 Dibuka, Pemkot Tangsel Siapkan 9.976 Kuota untuk SMP Negeri
3 jam yang lalu
Kolaborasi Kemanusiaan,...
Kolaborasi Kemanusiaan, Polda Riau Bantu 310 Warga Ikut Operasi Katarak Gratis
3 jam yang lalu
Perkuat Literasi Keuangan...
Perkuat Literasi Keuangan untuk Guru dan Tenaga Pendidik, MNC Sekuritas Gelar Edukasi Pasar Modal di SMAN 46 Jakarta
4 jam yang lalu
Infografis
Menanti Skema Terkini...
Menanti Skema Terkini Penyaluran Bahan Bakar Minyak Subsidi
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved