Maksimalkan Aset domestic

Minggu, 23 November 2014 - 11:42 WIB
Maksimalkan Aset domestic
Maksimalkan Aset domestic
A A A
MALANG - Skuad impor memang sangat krusial bagi Arema Cronus. Namun, staf pelatih tak melupakan aset domestik. Berkaca pada Indonesia Super League (ISL) 2014, terlalu banyak pemain lokal yang talentanya tidak benar-benar terpakai di Stadion Kanjuruhan.

Paling kelihatan adalah posisi winger atau penyerang sayap yang dihuni banyak pemain. Di posisi tersebut menumpuk pemain yang hanya sebatas pelengkap bangku cadangan. Ada Irsyad Maulana, Arif Suyono, Dendi Santoso, serta Sunarto. Keempatnya kalah bersaing dengan Samsul Arif dan Beto Goncalves.

Melihat usianya, hanya Irsyad yang paling muda dan wajar jika penampilannya paling labil. Sementara Arif, Dendi, dan Sunarto sudah saatnya menunjukkan kematangan. “Saya berharap mereka akan bangkit dan lebih bersaing lagi musim depan. Secara kemampuan, sebenarnya semua dalam level yang sama, hanya faktor konsistensi tetap berpengaruh. Sudah saatnya mereka menjadi kekuatan reguler,” ucap Pelatih Arema Suharno.

Upaya menjadi kekuatan utama memang tidak mudah bagi mereka. Jika Arema mendatangkan pemain asing berposisi sama dengan Beto Goncalves, sayap bakal menjadi habitat pemain baru dan satu posisi lain sebagai winger di kaveling Samsul. Irsyad dkk wajib memberikan performa istimewa jika tidak ingin lagi sekadar menjadi pemain pengganti di klub yang membesarkan namanya.

“Mereka harus bekerja ekstrakeras lagi. Mau tak mau harus seperti itu,” kata Suharno. Pada musim 2014 sempat ada Irsyad yang mendapat kesempatan pada awal musim. Namun sayang, grafik performanya kemudian menurun dan justru Samsul yang terus menanjak dan dipercaya hingga akhir musim.

Sementara Dendi dan Sunarto tidak mengalami perubahan dari musim ke musim. Belum ada progres yang benarbenar mencolok karena nyatanya kedua pemain asli didikan Singo Edan tersebut masih sebatas spesialis serep. Arif Suyono lebih parah lagi.

“Semua pelatih ingin pemain lokalnya bermain bagus, apalagi kalau bisa masuk tim nasional. Saya juga punya keinginan seperti itu. Semoga musim depan ada lagi pemain lokal yang mencuat kualitasnya di Arema,” tandas Suharno.

Sementara dari progres transfer pemain, Arema dikabarkan tengah intim dengan Hasim Kipuw. Bek kanan Persebaya Surabaya itu diketahui sempat bertemu secara personal dengan CEO Arema Iwan Budianto. Hasim pernah membela Arema pada musim 2012/2013 saat dilatih Rahmad Darmawan.

Arema juga masih memiliki tanggungan mendatangkan tiga pemain impor sebagai pengganti Gustavo Lopez dkk. Rencananya posisi yang dihuni pemain dari luar negeri adalah bek, gelandang, dan penyerang sama seperti komposisi sebelumnya.

Kukuh setyawan
(ars)
Berita Terkait
DPW PKS Jawa Timur Siap...
DPW PKS Jawa Timur Siap Sinergi dan Kolaborasi Bangun Jawa Timur
Inflasi Jawa Timur September...
Inflasi Jawa Timur September Tertinggi di Pulau Jawa
China Mendominasi Impor...
China Mendominasi Impor Jawa Timur
BPH Migas bersama Anggota...
BPH Migas bersama Anggota Komisi VII DPR RI Gelar Sosialisasi
Hari Pertama PPKM, 792...
Hari Pertama PPKM, 792 Warga Jatim Positif COVID-19
Gubernur Khofifah dan...
Gubernur Khofifah dan Dubes Finlandia Jajaki Potensi Kerjasama Pendidikan dan Teknologi
Berita Terkini
Pesawat AMA Dibakar...
Pesawat AMA Dibakar di Yahukimo, Kemenko Polkam Dorong Tindakan Tegas
46 menit yang lalu
HKTI Papua Dukung Agenda...
HKTI Papua Dukung Agenda Ketahanan Pangan Nasional dari Biak
1 jam yang lalu
Polisi Ungkap Peran...
Polisi Ungkap Peran 7 Tersangka Kasus Penyekapan Karyawan Percetakan di Senen
2 jam yang lalu
Roy Suryo Kembali Ajukan...
Roy Suryo Kembali Ajukan Praperadilan, Ini Respons Polda Metro Jaya
3 jam yang lalu
Status Gunung Anak Krakatau...
Status Gunung Anak Krakatau Naik Level Siaga, Masyarakat Dilarang Mendekat Radius 3 Km
3 jam yang lalu
Gugat Polda Metro, Roy...
Gugat Polda Metro, Roy Suryo Kembali Ajukan Praperadilan Terkait Penetapan Tersangka
4 jam yang lalu
Infografis
Transaksi Perdagangan...
Transaksi Perdagangan Aset Kripto Mulai Lesu dan Menurun
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved